Yogyakarya, bimasislam-- Al-Qura'an menjadi salah satu kitab suci yang paling diburu oleh pengunjung festival antikorupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Universitas Gajah Mada (UGM), 9-11 Desember 2014.
Kementerian Agama pun hadir dan ikut mengkampanyekan gerakan antikorupsi kepada masyarakat. Melalui stand seluas 10x2.5m, pengunjung yang hadir bisa berdiskusi, mengetahui program-program Kemenag, bahkan hanya sekedar bincang ringan dengan petugas stand yang ramah dan bershabat. Tak hanya itu, bertepatan dengan hari antikorupsi ini, Kemenag membagikan buku-buku keagamaan dan kitab Suci secara gratis.
Pantauan bimasislam, ada beberapa kitab suci yang dibagikan, al-Qur' an dan Juzz 'Amma menjadi yang paling dicari, terbukti terjadi antrian yang sangat panjang di jalur khusus pembagian al-Qur'an, hal ini lantas menjadi pembeda dengan stand lain.
Dalduri, petugas stand Kemenag mengungkapkan, dalam sehari pengunjung stand mencapai ribuan, hal itu didasarkan pada buku tamu yang ada. "Yang berkunjung si ribuan mas, bisa dilihat dibuku tamu, hari kemarin lima kali lipat banyaknya, al-Qur'an paling diburu", ujar pria yang bekerja pada Ditjen Bimas Islam disela-sela pameran.
Sedikitnya ada 91 Kementerian, Lembaga, Perusahaan dan Universitas baik negeri maupun swasta ambil bagian dalam event yang sarat gerakan moral ini. Selain pameran, pengunjung dapat menikmati hiburan musik, seminar dan suguhan atraksi lain yang kental dengan ajakan pembasmian korupsi. (syamsuddin/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



