Jakarta, bimasislam—Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, produk makanan diolah dengan berbagai cara dan metoda. Bahan alami diracik dengan bumbu dan bahan tambahan sehingga meningkatkan cita rasa makanan. Namun produk makanan olahan, sulit ditelusuri kehalalannya tanpa ada label halal pada kemasan. Dalam hal ini, konsumen harus memahami bagaimana cara memilih produk halal.
Tips-tips memilih produk halal menjadi bagian dari materi penyuluhan produk halal yang penting disampaikan kepada konsumen, termasuk bagi Pramuka muslim. Hal ini disampaikan Kasubdit Produk Halal, Siti Aminah pada ceramah agama acara keputrian di Jambore Nasional Jum’at yang lalu di pendopo subcamp Cut Nyak Dien yang diikuti lebih kurang 500 orang peserta.
Aminah memandang bahwa peserta Jamnas merupakan siswa berprestasi didaerahnya yang mampu menjadi penyuluh produk halal disekolahnya masing-masing. Untuk itu, peserta muslim Jamnas perlu mendapatkan materi produk halal.
Usia anak Pramuka penggalang, merupakan usia konsumen yang terkadang tidak selektif memilih produk yang dibeli. Biasanya harga yang murah dan rasa yang enak menjadi pertimbangan utamanya dalam memilih makanan. Dalam hal ini, mereka penting mendapatkan penyuluhan tentang produk halal.
Kasubdit menghimbau agar peserta menjadi duta halal di lingkungannya masing-masing. Informasi dan pengetahuan yang mereka dapatkan pada acara tersebut agar dapat disampaikan kepada teman-temannya. Aminah berharap, dengan cara tersebut agar jumlah masyarakat sadar halal makin meningkat, sehingga makin mendorong pelaku usaha mau melakukan sertifikasi halal.
Bagi seorang muslim, makan tidak hanya menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan terhadap rasa lapar saja. Tetapi makan juga memenuhi kebutuhan batiniah, dimana apa yang dimakan akan mempengaruhi perilaku seseorang. “Disinilah urgensinya bagi seorang muslim untuk mengonsumsi produk halal”, papar Aminah.
Jika produk yang dikonsumsi halal, maka baiklah perilaku seseorang tetapi jika tidak maka akan sebaliknya. Oleh karena itu kita harus memperhatikan kehalalan apa yang dikonsumsi, baik dari zat, cara mengolahnya maupun cara mendapatkannya.
(lady/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



