Lumajang, bimasislam— Menyikapi fenomena kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh ulah manusia, Kelompok Kerja Penyuluh Agama Kabupaten Lumajang mensosialisasikan Gerakan Sedekah Selain Uang. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pokjaluh Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Batalyon 527, RSI Lumajang, PMI yang dipusatkan di Desa Pakem Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang (Lereng Gunung Semeru) (24/8).
Dalam kegiatan Gerakan Sedekah Selain Uang berbentuk Wakaf Pohon sebanyak 750 batang coklat, 300 bibit jeruk, 300 bibit durian, bibit asam jawa 300, bibit nangka 350, bibit pohon salam 350 batang. Selain itu, ada juga donor darah, pengobatan gratis, karya bakti/penghijauan, penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Sehat dan Bersih).
Menurut Kabid Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Jatim, Fachrurrozi, tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk membangun kesadaran prilaku hidup sehat dan bersih, serta pentingnya menjaga lingkungan hidup yg asri dan produktif.
“Sekarang ini kerusakan lingkungan hidup semakin parah. Makanya kami adakan kegitan ini agar masyarakat memiliki kesadaran dan perilaku sehat dan bersih. Target kami dalam 4 hingga 5 tahun ke depan tercipta lingkungan yang tidak hanya indah dan asri, tetapi dapat menghasilkan buah-buahan sesuai jenis tanaman yang sehat dan dirawat, sekaligus sebagai paru-paru kota/Desa”, tegasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lumajang, As'ad, pengurus Forkompimd (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Lumajang, Forkompimca (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Gucialit.
(thobib/fachrur/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



