Depok, bimasislam—Gedungnya megah, kokoh, halamannya luas dan full conblock sehingga terkesan rapi, bersih, dan sangat sesuai dengan kebutuhan pelayanan masyarakat kota. Warnanya simpel dan instagramable: putih-abu dengan sentuhan warna jingga di bagian depan. Komposisi warna tersebut menunjukkan punggawa dan pemrakarsa proyek gedung ini punya selera warna yang elegan dan nggak ribet.
Dibangun di atas lahan seluas 546 meter persegi, gedung tersebut adalah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tapos, Kota Depok, yang merupakan perintis proyek pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Provinsi Jawa Barat.
KUA yang dinahkodai Ahmad Fathoni ini berada di tengah-tengah perkampungan padat penduduk yang sejuk dan asri. Berlokasi di bilangan timur kota Depok. KUA ini dibangun berdekatan dengan Masjid Nurul Huda, kantor kelurahan Cimpaeun, serta tak terlalu jauh dari kantor Kecamatan Tapos..
Sebelumnya, KUA Tapos belum memiliki gedung sendiri. Pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan menyewa sebuah ruko di Jalan Raya Tapos No.124 Kec.Tapos Kota Depok. Baru pada akhir 2016 pembangunan gedung KUA yang beralamat di Jalan Rawakebo RT 004/04 itu dilaksanakan dengan dana dari SBSN. Meski belum diresmikan, awal Januari 2017 lalu pelayanan kepada masyarakat sudah dilaksanakan di gedung baru ini.
Awalnya, KUA Tapos memang merupakan pemekaran dari KUA Cimanggis. Pemekaran yang diteken Menteri Agama pada 2015 itu dilakukan dengan mempertimbangkan luas wilayah dan jumlah penduduk yang dilayani
Warga yang dilayani pun banyaknya bukan main. Tak tanggung-tanggung, KUA Tapos saat ini melayani 237.770 warga Muslim di tujuh kelurahan. Selain pelayanan pencatatan administrasi nikah, KUA ini aktif dalam melakukan penyuluhan keagamaan, penyuluhan zakat dan wakaf, pengamanan aset wakaf, ibadah haji, hisab rukyat, kemasjidan, dan sebagainya. Khusus terhadap perlindungan aset wakaf, saat ini terdapat 13 titik tanah wakaf di Tapos yang sudah memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW), sementara 15 lainnya masih dalam proses. Tahun 2015 lalu, KUA ini juga telah membentuk sebuah asosiasi nadzir yang saat ini dipimpin oleh KH Abdurrahim.
Selain itu, secara aktif KUA Depok juga menjalin kemitraan strategis di tingkat kecamatan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ormas-Ormas Islam, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Forum Komunikasi Majelis Taklim, Ikatan Persaudaraan Haji, hingga Tim Penggerak PKK dan lain sebagainya. Semua itu dilakukan sebagai wujud peran aktif KUA dalam menghidupkan suasana keagamaan kepada masyarakat.
Program Unggulandan Prestasi
“KUA megah, maka pelayanannya juga harus megah”, kalimat itu yang seringkali ditekankan Direktur Agama pada Kementerian Perencanaan/Pembangunan Nasional/Bappenas, Hadiat, kepada Ditjen Bimas Islam. KUA Tapos juga tak melewatkan prinsip “pelayanan yang megah” itu kepada masyarakat.
Sejumlah keunggulan dari KUA Tapos antara lain penerapan komputerisasi pada seluruh aspek pelayanan,sehingga khidmat pada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih modern dan profesional.
Kepala KUA Tapos juga terus memotivasi pegawai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk menignkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, secara aktif KUA Tapos mengirim pegawai untuk mengikuti kajian kitab kuning yang digelar di Kantor Kemenag Kota Depok di bilangan Kota Kembang. Sementara, kajian keagamaan bulanan juga digelar di KUA Tapos satu kali tiap bulannya.
Berada di tengah masyarakat perkotaan yang sibuk, KUA Tapos juga dilengkapi dengan fasilitas internet yang memadai. Akses internet digunakan untuk mendukung penyebaran informasi terkait dengan pelayanan KUA dari semua sektor mulai dari kepenghuluan hingga penyuluhan, sehingga memudahkan masyarakat yang ingin mengakses informasi-informasi keagamaan.
KUA yang memiliki visi “Terwujudnya masyarakat Tapos yang Religius, rukun, cerdas, mandiri dan sejahtera lahir bathin”ini juga telah mengukir sejumlah prestasi, di antaranya Peringkat I dan meraih Juara Umum MTQ ke VII tingkat Kota Depok Tahun 2016, Peringkat III MTQ Tingkat Kota Depok Tahun 2015,
Juara I Tingkat Provinsi Lomba PKDRT bersinergi dengan PKK dan KUA Tahun 2015, Peringkat III tingkat Nasional Lomba PKDRT bersinergi dengan PKK dan KUA Tahun 2016, serta Juara I Sinergitas instansi sektoral kecamatan tingkat Propinsi Jawa Barat.
Oke, Maju terus KUA Tapos Jawa Barat!
(Sigit-Afief/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



