Mataram, bimasislam—Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam beberapa dekade belakangan, tumbuh sebagai destinasi pariwisata nasional dan internasional. Berbatasan dengan Bali, keindahan alam NTB tidak kalah dari tetangga yang sudah mendunia. Pada saat yang bersamaan, pemerintah NTB juga tengah mengembangkan destinasi wisata syariah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri guna mewujudkannya.
Menurut Drs. H. Muhammad Amin, M.Pd selaku kepala Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/4), destinasi wisata syariah yang dicanangkan pemprov sejalan dengan semangat pembinaan keagamaan sebagai pilar pembangunan nasional. Pihaknya menyambut baik dan siap mensukseskan melalui optimalisasi dan pemberdayaan lembaga-lembaga keagamaan dan stakeholdersseperti penyuluh agama Islam, majlis taklim dan ormas Islam.
“Kami siap mensukseskan cita-cita Lombok sebagai destinasi wisata syariah melalui optimalisasi peran serta stakeholders dan lembaga-lembaga mitra”,tuturnya.
Menyinggung kemitraan, Muhammad Amin menegaskan bahwa pihaknya secara berkala menjalin koordinasi strategis dengan ormas-ormas Islam yang memang telah berperan luas sejak dahulu dalam pembinaan ummat di NTB. Kemitraan dibangun guna meningkatkan sinergi pembinaan sebagai respon atas pelbagai dinamika sosial keagamaan di masyarakat. Di sinilah, menututnya, antara ummat dan pemerintah serta umaro terlihat sejalan dalam membangun kualitas kehidupanh keberagamaan.
“Bersama ormas Islam dan masyarakat, kami mengembangkan berbagai budaya Islam, pembinaan ummat berbasis nilai-nilai lokal, serta bersinergi memperkuat kerukunan umat beragama. Melalui semua ini, kami berharap NTB dapat menjadi rujukan bagi model pembinaan kehidupan beragama,” pungkasnya.
Menurut data Kanwil Kemenag NTB setidaknya terdapat 106 KUA dari total 116 Kecamatan dengan 1.200 penyuluh agama Islam (PAI) non PNS. Rencananya, pihaknya bekerja sama dengan Direktorat Penerangan Agama Islam akan melakukan inventarisasi dan pendataan lembaga mitra Penerangan Agama Islam. (kangjeje/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



