Jakarta, bimasislam—Wujud dalam melaksanakan tugas dan fungsi Ditjen Bimas Islam untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam bagi masyarakat Indoensia adalah penyebaran dan pembagian buku-buku keagamaan Islam yang berwatak moderat dan berbasis masalahat. Selain kitab suci Al-Quran Besar, Al-Quran dan Terjemahnya, salah satu buku andalan lain yang diterbitkan dan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat adalah Tafsir Al-Quran Tematik.
Dalam catatan bimasislam (16/1), Tafsir Al-Quran Tematik ini pertama kali Agustus 2009, dan dicetak edisi keduanya yang disempurnakan pada Maret 2012 oleh . Terdapat beberapa tema, yaitu Etika Berkeluarga, Bermasyarakat, dan Berpolitik; Pembangunan Ekonomi Umat; Pelestarian Lingkungan Hidup; Kesehatan dalam Pespektif Al-Quran; dan Perempuan dalam Perspektif Islam. Tafsir Tematik ini disusun oleh para pakar tafsir dan mendapat tashih oleh Lajnah Pentashih Al-Quran Kementerian Agama yang diketuai oleh Dr. H. Shohib Thahir, dengan sekretaris Dr. H. Ahsin Sakha Muhammad, serta diedit oleh Dr. H. Mukhlis Hanafi, seorang ahli tafsir lulusan Al-Azhar Kairo Mesir.
Penyebaran buku-buku tersebut, selain melalui jalur vertikal, yaitu dikirimkan ke seluruh Kanwil Kemenag RI untuk dibagikan kepada masyarakat, juga dibagikan pada saat Bimas Islam menyelenggarakan pameran visualisasi program kegiatan di beberapa event, seperti MTQ, Sekaten Yogyakarta, perayaan HAB Kemenag, maupun momen lainnya. Disamping itu, sering juga dibagikan ketika ada masyarakat atau lembaga yang mengajukan secara mandiri, seperti yayasan, orams Islam, masjid, mushalla, dan lain-lain. (bieb/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



