Indonesia Halal Business Food and fashion Expo (IHBF) merupakan expo halal yang diselenggarakan setiap tahunnya. Acara dengan konsep pameran produk halal dan jasa syariah yang mudah serta murah dan dapat dijangkau secara luas oleh masyarakat, baik dari segi penjualan maupun edukasi kepada umat. IHBF bertujuan untuk membangun gaya hidup halal yang mendorong bisnis produk halal dan bisnis syariah dalam negeri. Peserta expo berasal dari agen perjalanan, hotel dan restoran, transportasi, perbankan, LSM, obat-obatan dan herbal, penelitian dan pengembangan, asuransi, BUMN, kosmetik dan perawatan tubuh, dan Pemerintah.
Unsur Pemerintah yang berpartisipasi antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Pariwisata, Kementerian Agama dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kementerian Agama, dhi. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) merupakan peserta yang senantiasa dari tahun ke tahun meramaikan even yang selalu dinanti para pelaku bisnis produk halal ini. Expo yang diselenggarakan dari tanggal 4-6 Desember 2015 di Cendrawasih Room-Jakarta Convention Centre(JCC) mempunyai strategi merangkul lembaga-lembaga Islam dan organisasi bisnis Indonesia dan Pemerintah, diantaranya Kadin Indonesia, HIPMI, HIPPI, ISMI, ICMI, MUI, Muhammadyah, NU, Paramadina, dan berbagai Perguruan Tinggi yang mengembangkan penelitian dibidang produk halal.
Expo halal menjadi ajang untuk membangun pengenalan, pemahaman, dan edukasiproduk halal Indonesia agar produk halal menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan berorientasi pada masyarakat yang memiliki gaya hidup halal terutama yang terkait dengan pangan halal, bisnis syariah, produk kreatif, dan seni budaya dalam negeri, maka kegiatan pameran ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat muslim Indonesia bahwa halal adalah kebutuhan mutlak.
Expo IHBF menjadi sarana bagi Bimas Islam dalam menyosialisasikan Undang-Undang Jaminan Produk Halal kepada masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil. Dalam hal ini UMKM menjadi target utama untuk sosialisasi. Disamping itu Bimas Islam juga memberikan layanan informasi halal bagi semua kalangan, baik produsen ataupun konsumen. Termasuk dalam membangun jaringan komunikasi dengan komunitas-komunitas masyarakat yang peduli terhadap produk halal. Hal ini tentunya akan menciptakan kerjasama dan integritas yang kokoh dengan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran mengonsumsi atau menggunakan produk halal.
Pada pameran ini, melalui Gerakan Masyarakat Sadar Halal (Gemar Halal), Bimas Islam melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan memberikan layanan informasi halal, booth Kementerian Agama menjadi salah satu booth yang diminati pengunjung. Apalagi Kementerian Agama memberikan aneka souvenir cantik seperti kaos gemar halal, payung, jam dinding, dan buku-buku tentang produk halal menjadi selalu ramai dalam pelaksanaan tiga hari pameran. Hal lain yang tidak kalah menarik minat pengunjung adalah “foto booth” dengan aneka atribut gemar halalnya. Dalam hal ini expo halal telah menjadi sarana informasi, komunikasi dan edukasi produk halal yang efektif bagi semua kalangan, baik bagi pelaku usaha kecil, konsumen, pihak terkait dan masyarakat secara umum.(lady/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



