Semarang, bimasislam— Untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi di bawah naungan Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (SIMBI), khususnya SIMKAH, Bidang Bimas Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah terus melakukan upaya untuk mencapai tingkat terbaik. Demikian dikatakan oleh Saifullah, Kepala Bidang Urais dan Pembinaan Syariah saat acara Workshop SIMBI dan SIMKAH di hotel Muria, Semarang (22/9).
Sementara itu, Kasi Pemberdayaan KUA, Soeryo, mengatakan kepada bimasislam, bahwa pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan pemanfaatan SIMBI sebagai media pengelolaan data Bimas Islam.
“Jawa Tengah selama ini masih terus berupaya. Meskipun dalam catatan server SIMBI Jateng dinilai yang teraktif, tetapi kami terus menggenjot agar semua instansi vertikal Bimas Islam Jateng terus melakukan entry data Bimas Islam. Kami menyadari, Jateng memiliki tigas yang masih berat, tetapi dengan semangat temen-temen KUA Insya Allah akan terus membaik”, tegasnya.
Dalam pantauan bimasislam, workshop diikuti oleh para operator SIMBI dan SIMKAH, baik pada level KUA maupun Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Berbagai materi disampaikan, khususnya terkait dengan pengoperasian aplikasi SIMBI dan SIMKAH, serta berbagai hal yang terkait dengan kebijakan keduanya. Hadir sebagai nara sumber diantaranya adalah Ka Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Kabid Urais dan Binsyar Jateng, Aries Setiawan dan wakil dari Bimas Islam Pusat.
Terkait dengan SIMBI, Kemenag Jawa Tengah merupakan provinsi yang sangat aktif dalam entry data. Bahkan dalam pengembangan SDM yang mengelola aplikasi SIMBI juga sangat aktif, selain juga dilakukan oleh Kanwil Provinsi Yogyakarta. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



