Sumedang, Bimas Islam — Masjid Besar Cimalaka yang terletak di jalur strategis penghubung Bandung–Cirebon siap melayani para pemudik dengan berbagai fasilitas yang memadai. Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi ini menyediakan beragam layanan, mulai dari kamar mandi, area istirahat, makanan dan minuman ringan, area parkir yang luas, hingga layanan konsultasi fikih musafir.
Penghulu dan penyuluh dari KUA Kecamatan Cimalaka dikerahkan untuk membantu para pemudik agar dapat beristirahat dengan nyaman dan melanjutkan perjalanan dengan aman. Meski jumlah pemudik yang melintas di jalur Cimalaka mengalami penurunan akibat beroperasinya Tol Cisumdawu, layanan di masjid ini tetap dioptimalkan.
Kepala KUA Cimalaka, Lili Somantri, yang ditemui pada Selasa (17/3/2026), menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan para penghulu dan penyuluh untuk siaga selama 24 jam dengan sistem kerja bergiliran.
“Insya Allah kami sudah menyusun jadwal bagi petugas gabungan dari KUA dan DKM untuk membantu masyarakat yang singgah. Jadwal dibagi dalam tiga shift, yaitu pagi, siang, dan malam, agar pelayanan tetap optimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa layanan Masjid Ramah Pemudik ini didukung oleh berbagai pihak eksternal, seperti Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang.
“Pihak Dishub dan Satlantas juga mendirikan posko di sekitar masjid untuk mendukung kelancaran arus pemudik,” tambahnya.
Pengurus DKM, Nur Falah, menyampaikan bahwa pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan menyediakan berbagai fasilitas penunjang.
“Masjid dibuka 24 jam dan dijaga oleh petugas keamanan, sehingga Insya Allah aman dan nyaman. Kami juga menyediakan ruang istirahat bagi pemudik yang kemalaman agar bisa beristirahat dengan layak,” ujarnya.
Salah satu pemudik asal Bandung, Anisa (29), mengaku terbantu dengan keberadaan masjid ini. Ia yang hendak melanjutkan perjalanan ke Cirebon memanfaatkan waktu untuk beristirahat sejenak karena kendala pada kendaraannya.
“Alhamdulillah, saya bisa istirahat di sini sekitar dua jam. Fasilitasnya lengkap dan sangat membantu, jadi perjalanan bisa dilanjutkan dengan kondisi lebih siap,” ujarnya.
Program Masjid Ramah Pemudik merupakan inisiatif yang dihadirkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama musim mudik dan arus balik, sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.
Mwr
Mwr



