Langkat, bimasislam—Dalam rangka meningkatkan jumlah pengumpulan dana zakat dilingkungan kabupaten Langkat, Sumater Barat, Bupati mencanangkan program Kebangkitan Zakat besama BAZNAS Provinsi. Pencanagan dilakukan di halaman kantor BAZNAS provinsi (2/11).
Salah satu dukungan penuh bupati terhadap program tersbeut adalah dengan mengintruksikan kepada seluruh pejabat, SKPD, dan pegawai di lingkungan pemerintah di bawahnya agar membayar zakat sesuai dengan kemampuannya. Bupati juga berkomitmen untuk memajukan BAZNAS Langkat.
Sementara itu, Dalam sambutannya, Direktur Pemberdayaan Zakat, Tarmizi Tohor, mengatakan bahwa sebagai bukti kepedulian pemerintah terhadap zakat, BAZNAS perlu merubah mindset bahwa zakat itu jangan dipahami secara konvensianal. Menurutnya, zakat adalah potensi besar yang bisa digarap untuk pengembangan ekonomi dalam rangka pengentasan kemiskinanan umat Islam.
“Zakat itu sebuah potensi besar dan dapat dikembangkan untuk pengembangan ekonomi. Karena itu, perlu ada program pengentasan kemiskinan secara terprogram yang dilakukan BAZNAS dan pemerintah membina dan mengawasi’, tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembayaran zakat secara langsung kepada BAZNAS yang dilakukan oleh bupati, ketua DPRD dan kepala SKPD setempat. Selain itu diikuti oleh pimpinan perusahahan dan orang kaya. Juga BAZNAS memberikan penghargaan kepada bupati dan ketua DPRD dan SKPD terbaik dalam berzakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut bupati Langkat Sumatera Barat, Forkonpinda, Ketua DPR, Sekda, SKPD, Kemenretian Agama, BASNAS Provinsi, dan wakil dari BAZNAS Pusat. Dihadiri juga sekitar 300 orang.
(thobib/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



