Jakarta, bimasislam—“Islam itu agama yang indah. Tidak ada paksaan orang non-Islam harus memilih Islam. Banyak dalil agama yang menjelaskan masalah ini, sehingga perbedaan apapun harusnya saling menghargai. Silahkan puji setinggi langit kebenaran ajaran yang diyakininya, tetapi jangan sekali-kali mencela atau meniadakan terhadap keyakainan orang lain”. Demikian dikatakan Ketua Komisi Dakwah MUI, KH. Cholil Nafis, Ph.D, saat menjadi pembicara dalam Workshop Penyediaan Sarana Pengembangan Islam Rahmatan Lil-Alamin, di Wisma Molvcca, Jakarta (12/10) yang diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Islam.
Lebih lanjut Sekretaris Program Studi Timteng dan Islam PPs Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa di era informasi yang begitu dahsyat diperlukan upaya kita agar dapat memilih dan memilah informasi yang ada di media, khususnya media sosial, supaya umat tidak mudah terprovokasi.
“Media informasi saat ini menyajikan banyak versi berita kepada kita. Tidak jarang antara satu berita dengan berita lainnya saling bertentangan. Sehingga kondisi seperti ini perlu gerakan “tashfiyah”atau pemilahan informasi agar kita tidak terpecah belah. Ambil contoh, kasus Mina beberapa waktu lalu, bagaimana media pro Saudi dan pro Iran saling menyerang. Jika kita tidak cerdas melihat fenomena ini, maka ini bisa menjadi petaka bagi ukhuwwah kita”, tegasnya.
“Kita semua, sesama muslim, harus rajin menyebarkan salam. Dalam sebuah hadits disebutkan “afsyu al-salaam”, agar diantara kita terjalin hubungan yang harmonis dan damai. Makna “afsyu as-salam” tidak selalu bermakna ucapan, tetapi berbuat baik, menyapa, bersikap dan berperilaku hangat kepada orang lain juga termasuk kategori ini. Intinya, sebagai muslim kita harus berbuat sebaik mungkin agar orang lain tidak merasa terganggu dengan kita”, sarannya.
Hadir dalam kegiatan tersebut pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam dan tim kecil penyusun buku saku yang berjudul “Berlomba untuk Kebaikan”. Dalam catatan bimasislam, kegiatan ini dimaksudkan untuk menggali dan menerima masukan dari berbagai ahli dan pandangan Ormas Islam sebelum dibagikan kepada masyarakat. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



