Jakarta, bimasislam—Direktorat Pemberdayaan Wakaf, Ditjen Bimas Islam terus melakukan terobosan dalam pengembangan wakaf nasional. Sebelumnya telah dijalin kerjasama dengan Kementerian Perumahan Rakyat untuk membangun Rumah Susun di atas tanah wakaf. Kini, (25/2) telah dijajaki kemungkinan kerjasama wakaf dengan Yayasan Sulaimaniyah Turki untuk mengembangkan dunia pendidikan.
Direktur Pemberdayaan Wakaf yang baru, Dr. H. Suardi Abbas, SH, MH di kantornya, Jl. MH. Thamrin 6 Jakarta, melakukan panjajakan dengan Yayasan Sulaimaniyah Turki untuk pembangunan gedung pendidikan di atas tanah wakaf.
Dalam sambutannya, Suardi mengatakan bahwa sumber daya alam di Indonesia sangat terbesar di dunia, khususnya aset tanah wakaf. Ini merupakan tantangan bagi Direktorat Pemberdayaan Wakaf dan umat Islam dan sangat mendukung sepenuhnya akan usaha yang di lakukan olehYayasan Sulaimaniyah dengan Yayasan Raudlatul Jannah dengan Mediasi BEI Provinsi DKI Jakarta
“Kita memiliki aset wakaf yang sangat besar, bahkan di seluruh dunia. Karena itu, ini merupakan tantangan bagi Direktorat Pemberdayaan Wakaf dan umat pada umumnya agar bagaimana aset-aset wakaf dapat memberi manfaat untuk kebajikan umum. Nah, barometer keberhasilannya adalah terjalinnya kerjasama antara pihak terkait dalam mengembangkan potensi umat itu”, tegasnya.
Dalam rapat tersebut hadir para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Direktorat Pemberdayaan Wakaf. Selain itu juga pengurus Badan Wakaf Indoensia (BWI) Provinsi DKI, serta para pengurus Yayasan Sulaimaniyah Turki.
Dalam catatan bimasislam, Yayasan Sulaimaniyah Turki berdiri sejak 30 tahun lalu dengan alumni dari Indonesia sebanyak 140 orang dengan program tahfidz (hafalan al-Quran).
Menurut salah satu pengurusnya, Kantor Pusat Sulaimaniyah Turki di Jakarta sangat membutuhkan lokasi wakaf di pusat kota, sehingga cocok untuk pembangunan gedung pendidikan yang representatif untuk kantor dan pusat tahfidz. (yahya/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



