Jakarta, bimasislam— Untuk meningkatkankualitas layanan KUA, Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah menggelarRapat Koordinasi Kepenghuluan dan Rapat Kerja Peningkatan Layanan KUA. Kegiatan dilaksanakanpada tanggal 22-24 April2014 bertempat di Boutique Hotel, Jakarta Pusat (24).
Dalam sambutan pengarahannya, Direktur Jenderal Bimas Islam, Prof Abdul Djamil MA, mengatakan, KUAmerupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada tingkat Kecamatan, akan tetapi cakupan tugas fungsinya sangat besar karena KUA berkedudukan di wilayah kecamatan secara langsung yang memberikan pelayanan kepada masyarakat Islam di Indonesia.
Diantaranya adalahpelayanan, pengawasan,pencatatan, dan pelaporannikah rujuk. “Formulir yang ada seperti N1, N2, N4 saya minta jangan di otak-atik, karena hal itu sudah benar.Ini untuk meminimalisir adanya pemalsuan data dan status perkawinan seseorang.” Ujar Mantan Rektor IAIN Wali Songo Semarang ini.
Ada beberapa permasalahan yang masih terus dibenahi,seperti KUAyang belum memiliki gedung; lambannya proses KUA definitif hasil pemekaran wilayah; sistem pelaporan data yang lamban dan belum akurat; biaya operasional KUA yang belum mencukupi; danbelum selesainya proses revisi Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Departemen Agama sebesar Rp. 30.000,-”
Pada tahun mendatang, lanjut Djamil,“kita akan mengusulkan anggaran kebutuhan sarana prasarana KUA yang meliputi pengadaan lahan, pembangunan, rehab, dan meubelir setiap tahun minimal 100 unit.Disamping itu,perlu membangun proto-type KUA percontohan yang mampu melaksanakan seluruh kegiatan pelayanan perkawinan di setiap Kabupaten/Kota. Perlu mengusulkan formasi Pegawai KUA,baik melalui formasi umum maupun formasi khusus CPPN dan mendorong Badan Litbang dan Diklat untuk mendiklat calon penghulu agar formasi penghulu dapat dipenuhi sesuai dengan kebutuhannya, serta mendorong kembali sinergi dengan BP4 untuk melaksanakan kursus pra nikah”, tegasnya.
“Kepada para Kepala Seksi yang membidangi Kepenghuluan dan Pemberdayaan KUA, Ortala dan Perencanaan dan seluruh peserta Rapat Koordinasi Kepenghuluan dan Rapat Kerja Peningkatan Layanan KUA, kami mengharapkan bantuan dan kerjasama sehingga Kementerian Agama di semua lini dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik”,harapnya.
Pada kesempatan itu pula di-launchingKotak Layanan Masyarakat untuk KUA Kecamatan, di mana kotak ini akan disebarluaskan ke seluruh KUA Kecamatan di Indonesia untuk meningkatkan layanan Prima di KUA Kecamatan.(JML/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



