Jakarta, bimasislam— “Sebagai pejabat, Saudara memiliki tanggung jawab, baik di mata hukum dan masyarakat, maupun di mata Allah. Apalagi baru saja Saudara telah menandatangani Pakta Integritas. Pakta itu dalam bahasa Arab berarti Mitsaq, atau perjanjian yang kuat. Sehingga, mulai saat ini Saudara memiliki tanggung jawab sesuai dengan tugas yang dibebankan”. Demikian dikatakan oleh Prof. Dr. Machasin, MA, dalam pengarahannya pada pelantikan pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Ditjen Bimas Islam di Ruang Rapat lt 3, Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin 6, Jakarta (30/1).
Lebih lanjut Machasin mengatakan bahwa sebagai pejabat di lingkungan Kemenag harus menjalankan 5 budaya kerja yang telah dicanangkan, yaitu integritas, inovasi, profesionalitas, tanggung jawab, dan keteladanan.
“Seorang pelukis Italia, Michaelle Angelo, pernah melukis di atas menara gereja pada abad Renaisance. Saat melukis, ada orang yang mengatakan, buat apa anda melukis pada ketinggian seperti itu. Kan tidak akan dilihat oleh orang lain dan tidak dinikmati. Michaelle mengatakan, saya bisa menikmati dan melihatnya. Ini apa artinya, dia memiliki integritas pada nilai. Demikian saudara, apa yang saudara kerjakan akan menggambarkan siapa saudara”, tegasnya mengibaratkan.
Saudara juga dituntut memiliki inovasi dalam bekerja. Inovasi itu melakukan sesuatu yang tidak biasa, kalau hal yang biaa itu artinya bukan inovatif. Demikian juga profesionalitas, artinya setiap saat kita dituntut profesional, dan tentu juga harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Kalau pejabat tidak mau bertanggung jawab, itu artinya menyalahi sumpahnya. Teakhir adalah perlunya seorang pejabat harus menjadi tauladan, menjadi cermin dari stafnya, tuturnya.
Hadir dalam pelantikan tersebut para pejabat di lingkungan Ditjen Bimas Islam, baik eselon II, III, maupun IV. Demikian juga bersamaan juga dilantik UPQ, Unit Percetakan Alquran, sebagai unit pelaksana teknis Bimas Islam, yaitu unit baru yang bertanggung jawab terhadap pengadaan Alquran.
Nama-nama pejabat yang dilantik adalah: Sekretariat: Yos Runiza, Hilda Inayah, Arief Widiarto, Wahyu Wibowo, M. Nakip. Urais dan Binsyar: Nur Khazin (Kasubdit Pembinaan Syyariah dan HR), Burhanuddin, Nurgina Arsyad. Penais: Faiz Fayadl, Susetyowati, Ramli Massenge, Djamaluddin, Amrullah. Zakat: Zulkufli Tambunan, M. Yanuar Adha, Netty Susanti Djanan, Yumul Mayeswin, Tuti Sobariati. Wakaf: Iis Apriyanti, A. Zamroni, Endy Supriyadi, Zaenuri, Suparyaji. Unit Percetakan Alquran (UPQ): M. Fachruddin (Kabag), dan Aris Munandar (Kasubag TU). (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



