Bogor, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam meraih penghargaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana kategori Terinformatif dalam Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi Kementerian Agama (Kemenag) kepada 54 satuan kerja yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan informasi publik.
Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, 2025 menjadi momentum penting dalam lompatan kinerja keterbukaan informasi di Kemenag. “Jika tahun ini capaian meningkat sampai 200%, itu sangat membanggakan. Ke depan harus lebih baik lagi, dan semua Kanwil serta PTKN harus informatif karena ini adalah amanah,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Sekjen menambahkan, Kemenag menargetkan peningkatan signifikan dalam peringkat badan publik. “Tahun lalu kita berada di urutan 28 dari 100 lembaga; itu sudah luar biasa. Tahun ini kita berharap bisa masuk 10 besar, dan tahun depan 5 besar, 3 besar, atau bahkan yang terbaik. Saya yakin teman-teman punya komitmen dan semangat yang sama,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik, Thobib Al-Asyhar, menjelaskan, sepanjang 2025, Kemenag melakukan berbagai penguatan sistem PPID, baik di pusat maupun daerah, termasuk peningkatan tata kelola, modernisasi layanan, dan akselerasi responsibilitas informasi publik. Hasilnya, partisipasi satker dalam Monitoring dan Evaluasi meningkat signifikan.
“Partisipasi Kanwil melonjak dari 24 menjadi 34 atau 100 persen. Sebanyak 20 Kanwil berpotensi meraih predikat informatif. Untuk PTKN, partisipasi meningkat tiga kali lipat, dari 15 menjadi 45, dan 16 di antaranya berpotensi informatif,” paparnya.
Acara ini juga mengumumkan 54 PPID berkinerja terbaik dari beberapa kategori:
2 PPID Pelaksana Kategori Terinformatif:
Ditjen Bimas Islam dan Inspektorat Jenderal.
3 PPID Pelaksana Kategori Pelayanan Informasi Inovatif Terbaik:
Ditjen Pendis, Ditjen Bimas Hindu, dan BMBPSDM.
3 PPID Pelaksana Kategori Pengelolaan Dokumentasi dan Arsip Terbaik:
Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, dan Ditjen Bimas Buddha.
10 PPID Pelaksana Kolaboratif dan Kooperatif Terbaik:
Biro SDM, Biro Keuangan dan BMN, Biro Ortala, Biro Perencanaan dan Penganggaran, Biro Hukum dan KLN, Biro Umum, Pusdatin, PKUB, Pusbimdik Konghucu, dan Puspenma.
20 PPID Unit Kanwil Berkinerja Terbaik:
1. Kanwil Kepulauan Riau
2. Kanwil Sumatera Selatan
3. Kanwil Sulawesi Tenggara
4. Kanwil Bali
5. Kanwil Gorontalo
6. Kanwil Kalimantan Selatan
7. Kanwil DI Yogyakarta
8. Kanwil DKI Jakarta
9. Kanwil Jawa Timur
10. Kanwil Bangka Belitung
11. Kanwil Banten
12. Kanwil Aceh
13. Kanwil NTT
14. Kanwil Maluku Utara
15. Kanwil Lampung
16. Kanwil Jawa Barat
17. Kanwil Sulawesi Selatan
18. Kanwil Sumatera Barat
19. Kanwil Kalimantan Timur
20. Kanwil Jawa Tengah
16 PPID Unit PTKN Berkinerja Terbaik:
1. UIN Sunan Gunung Djati Bandung
2. UIN Walisongo Semarang
3. UIN Syekh Wasil Kediri
4. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
5. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
6. UIN Raden Intan Bandar Lampung
7. UIN Alauddin Makassar
8. UIN Raden Fatah Palembang
9. IAIN Parepare
10. IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
11. UIN Imam Bonjol Padang
12. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
13. UIN Ar-Raniry Banda Aceh
14. STABN Raden Wijaya
15. UIN Raden Mas Said Surakarta
16. UIN Salatiga
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Bagian Strategi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Moh Khoeron, Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat (KIP), jajaran Ketua Tim Biro HKP, serta para pengelola PPID dari satker pusat, Kanwil, dan PTKN.
(Kemenag.go.id)



