Jakarta, bimasislam—Tugas Bimas Islam yang sangat luas diperlukan media sosialisasi agar program dan kegiatan Bimas Islam tersebar luas kepada masyarakat. Selain website yang beralamat bimasislam.kemenag.go.id, buletin jurnal kegiatan bulanan, juga masih dipandang perlu untuk mensosialisasikan melalui Majalah yang akan dibagikan kepada seluruh stake-holder Bimas Islam, Pusat dan Daerah. Majalah ini rencananya akan terbit dua kali selama setahun, dengan kekuatan penyajian narasi dan analisis, serta informasi-informasi terbaru terkait dengan visi dan misi Bimas Islam.
Dalam rapar redaksi Majalah Bi mas Islam di lantai 20 Gedung Kemenag RI, Jl. Mh. Thamrin 6 Jakarta, ketua liputan, H. Jaja Zarkasyi, MA menyampaikan bahwa majalah Bimas Islam harus bisa hadir secara unik, memiliki watak yang tegas, dan informatif dengan pendekatan analisis yang baik. “Selama ini Bimas Islam telah memiliki seperti web, Jurmal Bimas Islam yang diterbitkan oleh Penais, Majalah Penghulu, namun Majalah Bimas Islam harus mampu mencakup keseluruhan kepentingan setiap unit dengan kelebihan jurnalisme keagamaan yang kuat”, ujarnya.
Menurut rencana, Majalah ini akan terbit sekitar 60-80 halaman dengan full-color, yang melibatkan berbagai reporten yang telah diberikan identitas, serta berbagai ahli di bidang jurnalistik keagamaan. Beberapa rubrik yang akan dimuat nanti diantaranya adalah: salam redaksi, advetorial, laporan utama, opini, wawancara, liputan daerah, pojok KUA, resensi, ibrah, konsultasi syariah, dan lain-lain. (bieb/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



