Jakarta, bimasislam-- Adnan Mustofa Kamal, M.Pd.I, Penyuluh Agama Islam asal DKI Jakarta, keluar sebagai juara I pada event Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Nasional 2015. Meraih nilai 446, Adnan menyisihkan 33 peserta dari 33 provinsi. Duduk di posisi kedua hingga 6 yaitu Sugito, S.Ag (DIY), Azizah Herawati, S.Ag (Jawa Tengah), Rahmad Salahudin, M.Pd.I (Jawa Timur), Mukhlisuddin, MA (Aceh), Azrina, M.Pd.I (Sulsel). Dihelat sejak 1 Desember di Hotel Grand Tropic Jakarta, penganugerahan disampaikan langsung oleh Sektetaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin.
Sejalan dengan semangat reformasi birokrasi, Muhammadiyah Amin mengingatkan para penyuluh agama untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi guna melahirkan layanan keagamaan yang prima. Ditjen Bimas Islam berkomitmen untuk terus menata regulasi sebagai penunjang kerja penyuluh agama di masyarakat. Menurutnya, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong eksistensi penyuluh agama sebagai pilar utama pembangunan nasional. Sehingga tak ada lagi alasan bagi penyuluh agama untuk malas-malasan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya mengajak anda semua untuk terus berada di garis terdepan mengabdi kepada masyarakat, memberi pelayanan terbaik, dan tentunya demi keutuhan NKRI, " pungkasnya.
Pemilihan penyuluh agama teladan merupakan ajang pemilihan berjenjang mulai tingkat Kabupaten/Kota hingga nasional. Event tahunan ini diselenggarakan oleh Direktorat Penais dengan menggandeng para akademisi dan profesional di berbagai bidang sebagai dewan juri.
[Kangjejee-syam/foto:bimasislam]
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



