Jakarta, bimasislam—Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Machasin, memberikan penghargaan kepada tiga unit eselon III dan dua unit eselon IV di lingkungan Ditjen Bimas Islam atas prestasinya dalam menyusun dan menyajikan Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan yang tidak ditemukan adanya kerugian negara pada pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2013 dan 2014.
Tiga unit eselon III yang berprestasi itu adalah Bagian Ortala dan Kepegawaian pada Sekretariat Ditjen Bimas Islam, Subdit Produk Halal pada Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar), dan Subdit Publikasi Dakwah dan Hari Besar Islam pada Direktorat Penerangan Agama Islam (Pena Islam). Sedangkan dua unit eselon IV yang bebas temuan tersebut adalah Tata Usaha (TU) Urais Binsyar dan TU Pena Islam.
Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh Dirjen Bimas Islam itu diserahkan oleh para direktur kepada masing-masing pimpinan unit, berturut-turut yaitu Eddy Mawardi, Siti Aminah, Muhaimin, dan Dasma. Sedangkan Kasubag TU Urais Binsyar, Ahmad Rifai, diwakili oleh Kasubdit Pemberdayaan KUA, Adib Machrus.
Dalam sambutannya, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin mengaku gembira atas capaian yang diraih oleh lima unit tersebut. Mantan rektor IAIN Gorontalo itu berharap prestasi ini dapat menambah motivasi bagi unit lain di lingkungan Ditjen Bimas Islam dalam rangka menguatkan cita-cita clean government dan good governance.
“Terimakasih atas ketelitian, inovasi, tanggungjawab, dan profesionalitas yang dilakukan. Di dalam satu organisasi selain ada punishment memang harus ada reward. Semoga reward ini menjadi tradisi awal dan menjadi contoh bagi unit lain untuk meningkatkan prestasi.” Ujarnya. Amin menambahkan bahwa ke depan, penghargaan juga akan diberikan kepada unit di lingkungan Ditjen Bimas Islam yang berhasil meraih penyerapan realisasi tertinggi dan bebas temuan.
Dalam kesempatan tersebut, guru besar UIN Makassar itu juga mengingatkan tiga pesan penting dari Menteri Agama kepada para pejabat yang hadir. Pesan tersebut adalah mempercepat realisasi anggaran tahun 2015, Memperbaiki Program Perencanaan Tahun Anggaran 2015, dan Mempercepat penyelesaian temuan.
Sementara itu, salah satu penerima penghargaan, Kabag Ortala dan Kepegawaian, Eddy Mawardi mengatakan bahwa piagam ini merupakan upaya bagi peningkatan kinerja seluruh unit di lingkungan Ditjen Bimas Islam. Pria berkacamata itu berharap ide original ini mampu memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh unit dan pegawai untuk bersama mengokohkan pemerintahan yang bersih dan tata pemerintahan yang baik.
Pria yang berkarir sebagai PNS sejak 1998 itu mengatakan, ke depan perghargaan serupa juga akan diberikan kepada pegawai yang dipandang mampu menjadi teladan bagi pegawai lainnya. “Indikatornya sedang kita siapkan, termasuk kepada pegawai teladan, juga role model atau panutan di lingkungan Ditjen Bimas Islam,”ujarnya.
Selain dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, penyerahan penghargaan yang dilaksanakan di Ruang Kerja Dirjen Bimas Islam pada Kamis (09/10), itu juga dihadiri oleh Direktur Urais Binsyar, Muchtar Ali, Direktur Pemberdayaan Zakat, Jaja Jaelani, Direktur Pemberdayaan Wakaf, Hamka, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Ditjen Bimas Islam. (ska/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



