Bogor, Bimas Islam — Kementerian Agama kini mengemban tugas tambahan yang sangat strategis dalam memperkuat struktur ekonomi nasional
Kemenag menjadi motor penggerak dalam menyatukan berbagai simpul instrumen ekonomi syariah
Melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf serta Direktorat Jaminan Produk Halal, Kemenag menyusun program pemberdayaan yang menyasar langsung para pelaku usaha kecil
Sinergi instrumen keagamaan ini dinilai menjadi solusi konkret di tengah tantangan ekonomi global yang tidak menentu. Kemenag melihat bahwa potensi zakat dan wakaf yang besar di Indonesia tidak boleh hanya berhenti pada aspek konsumtif, melainkan harus dikonversi menjadi modal produktif. Ekosistem halal memberikan ruang yang sangat luas bagi para penerima manfaat zakat untuk naik kelas menjadi produsen yang mandiri
Pemerintah juga menyadari bahwa untuk mengentaskan kemiskinan, para pelaku UMKM harus dibantu agar produk mereka memiliki daya saing yang tinggi di pasar
Dalam kegiatan yang berlangsung di kampus IPB University, ditegaskan bahwa komitmen pengentasan kemiskinan melalui jalur ekonomi umat ini membutuhkan dukungan penuh dari kalangan akademisi
Kemenag optimis bahwa dengan kolaborasi yang solid antarinstruksi kepresidenan, lembaga pengelolaan dana umat, dan otoritas jaminan produk halal, target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat segera tercapai
Mwr/Mr



