Jakarta, Bimas Islam — Kementerian Agama bersama Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) meluncurkan website BP4 serta majalah perkawinan sebagai media edukasi ketahanan keluarga. Peluncuran dilakukan Ketua Umum BP4 yang juga menjabat sebagai Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar dalam acara Rakernas BP4 di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menag mengatakan, Rakernas BP4 tidak boleh menjadi kegiatan seremonial atau sekadar mengulang program lama. Forum ini, kata Menag, harus menjadi ruang evaluasi dan perumusan langkah baru yang responsif terhadap tantangan keluarga Muslim saat ini.
“Rakernas ini bukan sekadar mengulang program lama. Kita harus berani mengevaluasi dan merumuskan langkah baru untuk menyelamatkan keluarga Muslim Indonesia,” ujar Menag.
Menurutnya, Rakernas harus menghasilkan strategi konkret yang berdampak langsung di masyarakat. Evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan keluarga dinilai penting agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab persoalan yang berkembang.
“Kita tidak cukup hanya banyak berbicara, tetapi harus lebih banyak berbuat. Langkah-langkah strategis yang dirumuskan harus benar-benar menjawab tantangan keluarga Muslim Indonesia hari ini,” lanjutnya.
Menag menekankan, tingginya angka perceraian tidak hanya berdampak pada pasangan suami istri, tetapi juga berimplikasi luas terhadap kehidupan sosial dan masa depan generasi bangsa.
“Perceraian bukanlah persoalan privat semata, melainkan persoalan bangsa. Setiap perceraian akan melahirkan berbagai persoalan sosial baru yang dampaknya dirasakan oleh generasi mendatang,” tegasnya.
Ia menyatakan, keberhasilan BP4 dalam menekan angka perceraian menjadi bagian penting dari pembangunan keagamaan dan sosial nasional. “Oleh karena itu, semakin kecil angka perceraian, semakin besar keberhasilan pembangunan keagamaan dan sosial kita,” katanya.
Peluncuran website dan majalah perkawinan BP4 diharapkan menjadi sarana literasi, edukasi, dan pendampingan bagi masyarakat dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kehadiran platform digital tersebut juga memperluas jangkauan layanan BP4 secara informatif di seluruh Indonesia.
Kegiatan Rakernas BP4 turut dihadiri Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi, Direktur Jaminan Produk Halal M. Fuad Nasar, serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur.
Msk/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



