Fuad Nasar
(Pemerhati Masalah Sosial Keagamaan)
Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang merupakan kelompok kekuatan militer di Irak dan Suriah muncul menjadi isu internasional yang menggemparkan dunia. ISIS yang terbentuk 2013 tidak hanya memiliki ideologi ekstrim, tetapi juga menebarkan teror dan kekerasan terhadap publik. Menurut dokumen Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat, pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi mendapatkan pelatihan militer setahun penuh dari Mossad, Israel dan mendapatkan kursus teologi dan retorika dari lembaga intelijen zionis.
Dikutip dari Global Research, sebuah organisasi riset media independen di Kanada, satuan intelijen dari Inggris, AS dan Mossad Israel mempunyai andil dan bekerjasama menciptakan sebuah negara khalifah baru yang disebut dengan ISIS.
Di Timur Tengah, pendeklarasian negara Islam baru "Khilafah" oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menuai banyak kritik dari dari ulama Sunni Suriah, Irak, dan kelompok Islam lainnya.
Gerakan ini telah menyebarkan pengaruh dan merekrut pengikutnya di Indonesia ditandai dengan deklarasi pendirian ISIS Indonesia di Solo, Bima dan sejumlah wilayah di Indonesia lainnya.Sejauh ini ISIS Indonesia telah mengirimkan lebih dari 200 anggotanya ke Irak dan Suriah via Turki, dan diperkirakan keanggotaan ISIS di Indonesia telah mencapai angka 1000 anggota di Indonesia. Para pendukung ISIS di Indonesia telah bersumpah setia atau membaiat pimpinan ISIS, Abu Bakar al Baghdadi. Dengan sumpah itu, para pendukung ISIS seolah-olah tak lagi menjadi warga negara Indonesia, melainkan menjadi warga negara ISIS.
Menurut Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), kelompok pendukung ISIS di Indonesia tidak hanya di satu titik, namun telah telah tersebar di beberapa lokasi.
Namun decara umum lokasi lahirnya dukungan ISIS merupakan titik keberadaan kolompok Islam radikal, seperti di Jakarta, Bandung, Malang, Solo dan lokasi lain. Indonesia merupakan sumber dukungan yang potensial bagi ISIS mengingat posisi Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.
Sedang ada perbaikan sistem, Apabila ingin melanjukan membaca artikel ini klik opini ini
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



