Jakarta, bimasislam—“Manajemen media menjadi bagian penting dalam merancang strategi kehumasan”, demikian disampaikan Hadi Rahman, staf khusus Menteri Agama kepada bimasislam selesai memberikan materi pada acara Bimbingan Teknis Kehumasan Bimbingan Masyarakat Islam Pusat dan Daerah di Hotel Lumire, Jakarta beberapa waktu lalu (6/4).
“Sudah seharusnya setiap pegawai Kementerian Agama menjadi humas bagi Kementerian Agama”, sambung Hadi. Apalagi bagi orang yang memang berperan sebagai tenaga humas di bidangnya masing-masing.
Menurut Hadi, ada dua hal yang harus diperhatikan tenaga kehumasan Kementerian Agama dalam menjalankan tugasnya. Pertama adalah arahan pimpinan. Sebagaimana pesan Bapak Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin agar kita selalu menyampaikan tentang apa yang ada di Kementerian Agama. “Berkali-kali Pak Menteri
Mengingatkan agar kita selalu “speak up “, yaitu sampaikan informasi-informasi yang dibutuhkan masyarakat dari Kementerian Agama”, ujar Hadi. Informasi-informasi dimaksud bisa berupa prestasi atau kebijakan-kebijakan baru Kementerian Agama atau informasi lainnya yang dibutuhkan masyarakat. Dalam hal ini tenaga humas harus membangun perspektif yang sama sesuai dengan arahan pimpinan.
Kedua adalah konten dari informasi itu sendiri. Dalam hal konten informasi, Hadi memandang bahwa ada kalanya perwakilan Kementerian Agama di daerah lebih memahami informasi tertentu dibanding teman-teman di Pusat. Seperti permasalahan-permasalahan daerah, maka orang daerah itu sendirilah yang lebih menguasai. Dalam hal tersebut maka orang daerahlah yang lebih berhak menjelaskan informasi dimaksud kepada masyarakat.
Terkait pemanfaatan media kehumasan internal Kementerian Agama, Hadi memandang bahwa media internal belum termanfaatkan secara optimal. “Secara umum pemanfaatannya masih terfokus pada hal yang bersifat seremonial, meskipun sebagian daerah tidak lagi seperti itu tetapi perlu peningkatan agar kedepannya lebih kepada hal yang bersifat substansial dan bukan seremonial ”, jelas Hadi.
Sedangkan menyangkut media eksternal, menurut Hadi pemanfaatannya sudah cukup baik. Namun tenaga humas Kanwil Kemenag dan Kankemenag di daerah perlu meningkatkan kerja sama lintas sektoral kehumasan dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Humas Kemenag harus lebih bersifat proaktif, jangan sampai menunggu pihak Pemda yang menghubungi orang Kementerian Agama. “Tim kita yang di Kanwil dan Kankemenag harus mampu membangun hubungan kerja sama secara profesional dengan Pemda”, tutup Hadi.
(lady/bimasislam/pict: LSA Global & Its Partners)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



