Jakarta, bimasislam– Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama untuk memegang teguh Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama. Hal tersebut disampaikan Menag saat pelaksanaan Halal Bi Halal Kementerian Agama yang digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama Lantai 1, Jl. MH. Thamrin Nomor 6, Jakarta Pusat, Jumat (15/7).
Dikatakan Menag, penerapan Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama hendaknya tidak hanya sebatas jargon, tetapi harus diinternalisasi dalam kehidupan keseharian saat mengemban amanah sebagai ASN.
“Nilai-nilai ini adalah warisan pendahulu dan pendiri Kemenag yang harus kita emban sebaik-baiknya,” pesan Menag.
Selain itu, putra dari mantan Menteri Agama Saifuddin Zuhri itu dalam sambutannya juga mengatakan bahwa halal bi halal tidak boleh hanya dimaknai sebatas memelihara silaturahim semata, tetapi juga menjadi momentum untuk saling bermaaf-maafan.
“Ini cara kita berhubungan tidak hanya dengan Allah, tapi juga dengan manusia yang dileburkan dalam spirit saling memaafkan,” katanya.
Acara Halal bi Halal dihadiri ratusan pegawai Kementerian Agama. Sejak pukul 08.00 ASN Kemenag sudah menyemut di Auditorium HM Rasjidi hingag ke lobby utama. Acara tersebut diawali dengan khatmul Quran dan tausiyah dari anggota Wantimpres KH Hasyim Muzadi. Dalam kesempatan itu, lantunan murattal ayat suci Al-Quran dibacakan oleh Hafidz cilik Lalu Mumammad Razzak, juara 1 Hifdzul Quran Tingkat Nasional dan Asia Pasifik dan Hafidz Cilik Laode Musa, Hafidz berusia 8 tahun peraih peringkat 3 Musabaqah Hidzul Quran Internasional di Mesir tahun 2016.
Dalam kesempatan Halal bi Halal itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama seluruh pejabat eselon I menghampiri langsung pegawai Kemenag yang berbaris untuk bersilaturahim dan berjabat tangan. Menag juga mengapresiasi ASN Kemenag yang telah bekerja keras meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



