Jakarta, Bimas Islam — Golek Garwo dalam rangkaian Nikah Fest 2026 menarik minat peserta dari berbagai daerah. Mereka datang ke Jakarta untuk mengikhtiarkan jodoh melalui proses ta'aruf yang sesuai tuntunan agama. Salah satunya Arvares Manita (28), perantau asal Aceh. Ia mengetahui informasi Golek Garwo dari temannya melalui grup percakapan, lalu memutuskan untuk mendaftar.
"Bagi saya ini cara yang baik untuk mencari pasangan hidup. Tujuannya tentu ingin menikah dan membangun keluarga sakinah," katanya saat ditemui di sela kegiatan Golek Garwo, Minggu (28/6/2026).
Arvares berharap dipertemukan dengan laki-laki yang telah bekerja, bertanggung jawab, dan setia. Ia mengaku pernah mengalami kegagalan menjelang pernikahan. Pengalaman itu membuatnya yakin bahwa ketika dua orang telah sama-sama siap, pernikahan tidak perlu ditunda. "Kalau sama-sama sudah cocok, jangan lama-lama," tuturnya.
Arvares juga berharap Golek Garwo dapat digelar di lebih banyak daerah. "Kalau bisa disediakan di berbagai kota. Di Aceh sendiri belum ada kegiatan seperti ini, padahal masih banyak yang ingin menikah," harapnya.
Peserta lain, Muhammad Firdiansyah (26), perantau asal Bengkulu yang kini bekerja di Depok, mengaku mengikuti Golek Garwo setelah mendapat informasi dari temannya. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana mencari pasangan, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki diri.
"Saya ingin belajar mengevaluasi diri, sekaligus mendukung teman-teman yang juga sedang mencari pasangan," ujarnya.
Ia berharap dipertemukan dengan perempuan yang seiman dan siap berjuang bersama membangun rumah tangga. "Yang penting mau sama-sama berjuang membangun rumah tangga," katanya.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, Golek Garwo bukan sekadar mempertemukan laki-laki dan perempuan, tetapi menjadi ikhtiar menghadirkan proses pencarian jodoh yang sesuai tuntunan agama sekaligus mempersiapkan lahirnya keluarga sakinah.
"Hari ini adalah wasilah untuk menghidupkan sunah Rasulullah melalui ikhtiar mencari pasangan hidup. Kalau niatnya karena Allah dan mengikuti sunah nabi, maka kehadiran kita di tempat ini sudah mengandung keberkahan dan pahala," ujar Abu Rokhmad.
Ia menambahkan, Golek Garwo merupakan salah satu sesi dari Nikah Fest 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Peaceful Muharam. Kegiatan itu digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam untuk memperkuat ekosistem pembinaan keluarga sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, seperti yang ditekankan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Msk/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



