Jakarta, bimasislam-- Kepala Badan Iinformasi Geospasial, Dr. Asep Karsidi, M. Sc.mengatakan, saat ini diperlukan pemutakhiran data dan informasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang dikembangkan anak negeri. Salah satunya dengan implementasi kerjasama Kementerian Agama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam rangka pengembangan, pemanfaatan data dan informasi geospasial di bidang keagamaan.
Hal itu disampaikan Karsidi saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional Bimbingan Masyarakat Islam Tahun 2014 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (23/5)
Penandatanganan Nota Kesepahaman BIG-Kemenag telah dilakukan oleh Kepala BIG, Asep Karsidi dan Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Abdul Djamil, MA di kantor Badan Informasi Geospasial, Cibinong pada 21 April yang lalu.
Asep Karsidi menjelaskan bahwa, geospasial adalah informasi ruang pada bumi, dalam konteks keagamaan adalah pemetaan keagamaan pada persebaran wilayah di bumi.
“Peta dasar yang menyangkut aspek rupa bumi, atau layer tentang sebaran demografis, di overlay kan dengan realitas keagamaan dan tidak menutup kemungkinan di dapat korelasi antara kondisi atau keadaan alam dengan pandangan atau keyakinan”,ungkap Karsidi.
Ke depan, lanjut Karsidi, data yang akan dihadirkan tidak hanya bersifat angka, tetapi juga bisa diketahui titik koordinatnya, seperti lokasi Masjid, Kantor Urusan Agama, tanah wakaf, dan lainnya.
“Informasi geospasial ini juga bisa menjadi salah satu instrumen pengambilan kebijakan dan dasar membuat program. Sebab, ketersediaan Informasi Geospasial yang akurat dan terpercaya dapat meningkatkan pengambilan keputusan yang lebih efisien, efektif, dan komunikatif,”imbunya.
Rapat Koordinasi Nasional Bimbingan Masyarakat Islam Tahun 2014, diikuti oleh 173 peserta seluruh Indonesia, berlangsung dari tanggal 23-25 Mei 2014. Selain dari Badan Informasi Geospasial, hadir pula sebagai narasumber dari Ormas Nahdlatul Ulama, Direktur Eksekutif Indikator Politik, pimpinan Ormas Islam, BWI, dan BAZNAS. (syam/foto:BIG)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



