Negeri Sembilan, bimasislam—Untuk kesekian kalinya, pelaksanaan Muzakarah Rukyah dan Takwim Tingkat MABIMS ke 16 berlangsung pada tanggal 2 sampai dengan 4 Agustus 2016. Kegiatan diikuti oleh empat Negara yaitu Brunei, Singapura, Indonesia dan Malaysia dan dilaksanakan di Klana Beach Resort, Teluk Kemang Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.
Pada malam pembukaan hadir Mufti Kerajaan Negeri Sembilan, Sahibus Samahah Dato’ Hj. Mohd Yusof bin Haji Ahmad, Pengarah JHEAINS, Datuk Haji Selamat bin Paigo dan Setiausaha MAINS, Tuan Haji Kamal Amran bin Kamarudin.Delegasi dari Indonesia diwakili oleh 4 orang, Mohammad Thambrin (ketua), Ahmad Gunaryo, Nurkhazin, dan Ismail Fahmi. Hadir pula beberapa mufti serta pakar falak, Brunei Darussalam diwakili 3 orang, dan Singapura 2 orang.
Dalam pertemuan tersebut, agenda utamanya adalah pembahasan tentang perbaikan kriteria imkanur rukyat MABIMS, proses imaging dalam rukyatul hilal dalam prespektif syara’ dan kalender Hijriyah Global.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Urais dan Pembinaan Syariah, Muhammad Tambrin, menyampaikan pesan menteri agama, bahwa untuk menyepakati kalender global setidaknya ada tiga hal yang mesti dilakukan, yaitu perlunya otoritas tunggal, kriteria yang disepakati, dan wilayatul hukmi yang disepakati.
(thobib/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



