Palembang, bimasislam-- Aktifitas kehidupan masyarakat dewasa ini mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat. Hal tersebut tercermin pada mobilitas masyarakat di tempat-tempat publik yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Perubahan ini turut mempengaruhi kehidupan masyarakat Islam dalam melaksanakan ibadah, khususnya mendirikan shalat tepat pada waktunya.
Keberadaan tempat ibadah yang layak dan nyaman di ruang-ruang publik seperti pusat-pusat perkantoran dan bisnis, SPBU, terminal, bandara dan tempat publik lainnya menjadi kebutuhan wajib yang harus dipenuhi bagi para pengelola tempat-tempat publik. Tak jarang dijumpai, tempat ibadah di tempat-tempat publik terkesan ala kadarnya, sulit dijangkau, dan tidak terawat dengan baik.
Namun, tidak jarang pula kita jumpai masjid dan mushalla di tempat publik yang memiliki desain indah dan modern, dilengkapi fasilitas yang baik dan sangat terawat sehingga menghadirkan rasa nyaman bagi setiap muslim yang beribadah di dalamnya. Mushalla Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Prov. Sumatera Selatan merupakan salah satu contoh fasilitas rumah ibadah ideal di tempat publik.
Berada pada lantai dua terminal keberangkatan, mushalla yang terdata pada Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama (SIMAS) dengan No. ID 02.1.06.07.10.000029, memiliki ruang shalat yang relatif besar untuk sebuah mushalla. Dengan luas ruangan 60 meter persegi beralaskan karpet bersaf yang lembut dan bersih dilengkapi dengan penyejuk udara menghadirkan suasana yang nyaman.
Fasilitas tempat wudhu yang terpisah untuk pria dan wanita, toilet yang bersih, serta ruang tunggu dengan tempat duduk yang nyaman membuat mushalla ini semakin lengkap. Petunjuk arah kiblat terlihat pada sisi lagit-langit depan sebelah kiri, menandakan akurasi arah kiblat yang benar.
Tidak hanya itu, pengelola bandara menyediakan satu layar monitor informasi penerbangan pada sisi dinding sebelah kiri ruang shalat. Menurut pantauan Bimas Islam, baru bandara inilah yang menyediakan fasilitas seperti ini di dalam ruang shalat, mengingat pentingnya informasi penerbangan bagi para calon penumpang.
Menemukan lokasi mushalla ini sangatlah mudah. Terdapat tanda pada papan informasi yang menunjukkan kita arah menuju mushalla. Seperti inilah salah satu contoh keberpihakan pengelola tempat publik terhadap masyarakat muslim. Sudah selayaknya pemerintah daerah membantu Kementerian Agama dalam mewujudkan fasilitas ibadah ibadah yang baik di tempat publik, sehingga akan terbina masyarakat Islam yang modern, toleran dan agamis di seluruh nusantara. (4ffan/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



