Jakarta, bimasislam—Setelah melalui tiga tahap yang sangat ketat, akhirnya Tim Seleksi Calon Anggota BAZNAS Masa Kerja 2015-2020 menetapkan 16 nama dari unsur masyrakat yang dianggap cakap dan layak untuk diajukan kepada presiden sebelum dipilih 8 (delapan) orang sebagai anggota BAZNAS secara resmi. Pengumunan ditandatangani oleh Ketua Timsel, Prof. Dr. H. Abdul Djamil, MA pada tanggal 5 Desember 2014 dan telah diumumkan pada tanggal 6 Desember 2014 melalui website bimasislam.kemenag.go.id dan kemenag.go.id.
Nama-nama tersebut adalah Ahmad Juwaini, Ahmad Mukhlis Yusuf, Ahmad Satori Ismail, Aries Muftie, Bambang Sudibyo, Emmy Hamidiyah, Irsyadul Halim, Masdar Farid Mas’udi, Muchammad Surjani, Muhd. Nasir, Muhammad Luthfie Hakim, Mundzir Suparta, Muzammil Basuni, Nana Mintarti, Qomaruddin, Zainul Bahar Noor.
Berdasarkan informasi dar berbagai sumber, dari nama-nama tersebut adalah para ahli di bidang masing-masing, seperti Ahmad Juwaini, Emmy Hamidiyah, Mohd. Nasir, Nana Mintarti dari tokoh LAZ yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan zakat, Zainul Bahar Noor, Aries Muftie adalah ahli ekonomi Islam, Ahmad Satori Ismail, Masdar F Mas’udi, Muzammil Basyuni, adalah tokoh agama yang memiliki pengetahuan Syariah, Bambang Sudibyo, mantan Menteri Keuangan yang memiliki wawasan keekonomian mikro dan makro, dan lain-lain.
Dalam cacatan bimasislam, pemilihan calon anggota BAZNAS 2015-2020 ini merupakan pola baru seleksi yang dilakukan secara terbuka. Timsel sebanyak 9 (orang) orang terdiri dari para ahli dari berbagai intansi atau lembaga yang ditetapkan oleh Menteri Agama. Proses dilaksanakan tercara bertahap, yaitu tahap administrasi, tahap seleksi kompetensi dan kapabilitas (penulisan esay dan presentasi serta penilaian psikologis), dan wawancara. Seluruh pendaftar sebanyak 87 orang, kemudian disaring menjadi 33 orang, dipilih menjadi 22 orang, dan akhirnya ditetapkan 16 (enam belas) orang sebagai calon anggota BAZNAS 2015-2020. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



