Jakarta, bimasislam-- Semangat revolusi mental yang digaungkan pemerintah pusat nampaknya menjalar ke Kementerian Agama, tepatnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam). Kemarin, (28/4) Satuan Kerja yang dipimpin Prof. Machasin itu menyelenggarakan pemilihan agent of change, semacam duta perubahan yang bersifat internal.
Dalam rangka mencari Role Model pegawai teladan, yang dapat dicontoh bagi pegawai lainnya, Ditjen Bimas Islam akhirnya kini memiliki Agent of Change resmi hasil pemilihan langsung yang melibatkan seluruh pegawai dilingkungan Ditjen Bimas Islam.
Berdasarkan informasi yang diterima bimasislam berikut telah dilakukan penghitungan suara pada pemilihan Agent of Change Ditjen Bimas Islam Tahun 2016. Dimulai pada pukul 10.00 wib berakhir pada jam 11.23 wib. Hasil perolehan suara tertinggi jatuh kepada Fuad Nasar (Direktorat Zakat) dengan 121 suara. Disusul Thobib Al-Asyhar (Sekretariat) dengan 64 suara dan Saudara. Ferdiansyah (Sekretariat) berhasil mendulang 57 suara.
Adapun rekapitulasi lengkapnya sebagai berikut:
Jaja Zarkasyi (19) suara, Lubenah (20) suara, Lukman AS (13) suara, Arif Rizal (25) suara, Fuad Nazar (121) suara, Yahya Ubaid (13) suara, Rama Wahdiansyah (2) suara, Firdaus Indriawan (14) suara, Muhajir Al-Qadri (17) suara,Thobib Al Asyhar (64) suara, Ferdiansyah (57) suara, Irnaningsih (35) suara, Anwar ((44) suara, Ismail Fahmi (21) suara, dan Siti Nur Azizah (29/39) suara.
Pemilihan agent of change untuk yang pertama kalinya ini menggunakan sistem dengan mengedarkan kotak suara dan panitia menyediakan kertas suara dengan nama calon yang diusulkan oleh masing-masing unit eselon II. Adapun kriterianya adalah mereka yang memiliki jiwa inspiratif, inovatif dan belum pernah dijatuhi hukuman disiplin. Selamat atas terpilihnya para agent of change, semoga menjadi tokoh perubahan sejati.
Profil Singkat
Fuad Nasar adalah Kasubdit Pengawasan Lembaga Zakat. Selain menjadi penulis produktif di berbagai media dan konseptor pidato Menteri Agama, Fuad Nasar adalah salah satu tokoh dibalik pemberdayaan zakat nasional yang dilakukan oleh Kementerian Agama dengan terbitnya Undang-undang tentang zakat.
Thobib Al-Asyhar merupakan Kasubag Sistem Informasi Ditjen Bimas Islam. Program perubahan yang dilakukan adalah modernisasi Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (SIMBI). Selain seorang motivator di berbagai forum, juga penulis produktif, baik dalam bentuk artikel maupun buku, serta konseptor pidato Menag.
Ferdiansyah adalah pelaksana pada Bagian Ortala dan Kepegawaian Ditjen Bimas Islam. Memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas dan fungsinya, pria kalem ini dapat menjadi contoh bagi pegawai lainnya dilihat dari aspek kedisiplinan, profesionalisme, dan lolayitas dalam menjalankan tugas-tugasnya sehari-hari. (syam/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



