Jakarta, bimasislam— Memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-69, Ditjen Bimas Islam mengirimkan tim paduan suara untuk bertanding dalam Lomba Pop Singer/Paduan Suara, bertempat di Auditorium HM Rasjidi, Gd. Kemenag Jl. MH. Thamrin NO. 6 Jakarta, Rabu (28/1). Lomba yang diikuti 9 satker unit eselon I di lingkungan Kemenag Pusat, Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten ini menampilkan paduan suara dengan lagu pilihan lagu perjuangan. Untuk lebih meriahnya, masing-masing peserta juga menampilkan busana unik dan menarik.
Paduan Suara Bimas Islam yang mendapatkan nonor urut 62, tampil membawakan lagu gebyar-gebyar karya Gombloh yang menceritakan semangat cinta tanah air. Beranggotakan 20 orang, grup binaan Dra. Hj. Euis Sri Mulyani, M.Pd ini tampil memukau dengan seragam batik orange yang sangat mencolok. Hal ini nampak dari antusiasme jajaran Bimas Islam yang ikut menyaksikan dan memenuhi auditorium.
Ditemui di ruang auditorium HM Rasjidi, Euis Sri Mulyani tak bisa menyembunyikan kebangaannya atas penampilan paduan suara Bimas Islam. Hal ini tak lain dikarenakan persiapan yang sangat mepet, ditambah minimnya pengalaman. Namun, hal itu tak membuat penampilan menjadi tak maksimal.
“Persiapannya snagat mepet, ditambah SDM yang tak terlalu banyak. Alhamdulillah kita bisa tampil maksimal dan sangat bagus. Ini akan menjadi modal dan akan kita pertahankan,” ungkapnya.
Munjaedi, anggota paduan suara dari Subdit Kemitraan Umat Islam menceritakan keikutsertaannya dalam lomba ini. Menurutnya, meskipun sebatas ajang lomba tingkat HAB namun baginya sangat memberi arti, terutama dalam membangkitkan jiwa pengabdian. Ia sangat menjiwai bait-bait liric karya Gombloh yang sangat monumental ini.
“Saya merasakan getaran luar biasa. Melalui lagu kita dapat membangkitkan lagi jiwa pengabdian,” tuturnya kepada bimasislam.
Lomba Pop Singer/Paduan Suara Memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-69 tahun 2015 akan ditutup pada tanggal 29 Januari2015 oleh Menteri Agama. Para pemenang lomba akan mendapatkan piagam dan uang pembinaan serta diliubatkan dalam event yang lebih besar. Apakah Bimas Islam akan menjaid juaranya? Kita tunggu saja. Semoga! (kangjeje-arga/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



