Jakarta, bimasislam—Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan publik, Kementerian Agama secara intensif mengembangkan berbagai aplikasi layanan publik. Beberapa aplikasi berbasis web yang akan diintegrasikan dalam portal kemenag.go.id adalah aplikasi SIMKAH, aplikasi layanan haji, aplikasi pendidikan Islam dan seluruh aplikasi lainnya. Dalam arahannya di hadapan pengelola IT Ditjen Bimas Islam dan Ditjen PHU, Ahmad Ghufron, Kabid pada Pusat Informasi dan Humas Kemenag, mengatakan bahwa seluruh aplikasi layanan publik di setiap unit harus ditangani serius. “UKP4 itu sering minta penjelasan kepada Kemenag melalui Pinmas, sehingga Pinmas akan menyatukannya. Diminta kepada semua unit eselon I agar dapat memastikan aplikasi layanan publik dapat berfugsi dengan baik, khususnya SIMKAH dan aplikasi layanan haji”, tandasnya.
Lebih lanjut Ghufron mengatakan bahwa UKP4 itu akan memberi nilai lebih bagi K/L yang menggunayakan IT untuk layanan publik serta well-informed terhadap laporan keuangan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan reformasi birokrasi. “Selama ini, UKP4 menjadikan kualitas layanan publik sebagai dasar penilaian. Bagi K/L yang bagus layanan publiknya, dan transparan dalam pengelolaan keuangan akan mendapatkan nilai lebih. Dalam konteks Kementerian Agama, yang sering disinggung oleh mereka adalah layanan publik di KUA dan layanan informasi tentang haji”, ucapnya.
Dalam paparannya, Kasubag Data dan Sistem Informasi, Thobib Al-Asyhar, menyampaikan bahwa SIMKAH akan terus dikembangkan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur. “Terus terang infra-struktur SIMKAH belum ideal karena servernya belum memadai, apalagi server hanya terpusat di Ditjen Bimas Islam. Insya Allah tahun 2014 ini kami akan menyediakan server yang memungkinkan dapat meningkatkan performa SIMKAH”, katanya. (bieb/foto:swantara)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



