Surabaya, bimasislam --Layaknya kota-kotabesar di Idonesia, Surabaya memiliki Masjid kebanggaan. Jika di Jakarta ada Masjid Istiqlal, di Semarang ada Masjid Agung Jawa Tengah, maka Ibu Kota Jawa Timur memiliki Masjid Nasional Al-Akbar(MAS). Salah satu keistimewaannya adalah menara masjid dapat dipergunakan untuk melihat seluruh Kota Surabaya. Didalam menara yang menjulang tinggi tersebut terdapat lift yang bisa dipergunakan masyarakat yang hendak menikmati keindahan kota pahlawan itu.
Pekan lalu, (24/4) bimasislam berkesempatan mengunjungi Masjid megah itu. Ratusan pengunjung terlihat terus berdatangan setiap waktu, ini menandakan masjid yang berdekatan dengan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya itu tak sepi dari kegiatan ibadah. Kebersihan dan berbagai fasilitas yang disediakan makin membuat khusyu beribadah umat muslim yang rutin datang ke rumah Allah itu.
Menurut catatan berbagai sumber, bahwa Masjid Nasional Al-Akbar ialah masjid terbesar kedua di Indonesia yang berlokasi di Kota Surabaya, Jawa Timur setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Ciri yang mudah dilihat adalah kubahnya yang besar didampingi 4 kubah kecil yang berwarna biru. Serta memiliki satu menara yang tingginya 99 meter.
Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dibangun sejak tanggal 4 Agustus 1995, atas gagasan Wali Kota Surabaya saat itu, H. Soenarto Soemoprawiro. Pembangunan Masjid ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden RI Try Sutrisno. Namun karena krisis moneter, pembangunannya dihentikan sementara waktu. Tahun 1999, masjid ini dibangun kembalidan pada 10 November 2000, Masjid ini diresmikan oleh mantan Presiden RI KH. Abdurrahman Wahid. (syam/foto: bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



