Manokwari, bimasislam— “Menjaga kemajemukan adalah tugas kita. Pendiri negara kita sudah sepakat bahwa NKRI adalah negara majemuk, dibangun di atas perbedaan. Sehingga semua pihak harus berkontribusi menjaganya”. Demikian dikatakan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Sudirman Manihuruk, saat diwawancara bimasislam untuk liputan kehidupan keagamaan di provinsi paling timur Indonesia ini (9/11).
Lebih lanjut Sudirman mengatakan bahwa tugasnya sebagai Kepala Kemenag Manokwari cukup berat. Menurutnya banyak yang memprotes saat harus menangani berbagai masalah yang berhubungan dengan konflik antar umat beragama. Bahkan saat masalah tersebut mucul sering terlontar ungkapan-ungkapan seperti ingin merdeka, pelanggaran HAM, dibawa ke PBB dan lain sebagainya.
“Tugas saya sebagai kepala Kemenag cukup dilematis. Sering diprotes oleh pihak-pihak yang bersengketa, khususnya yang berhubungan dengan umat beragama. Kami ini kan wakil pemerintah yang harus bisa berpihak netral. Namun antara satu pihak dengan pihak lain sering mencurigai kami. Yang satu mencurigai kami berpihak. Demikian juga yang pihak lainnya juga sama. Jadi kami serba salah. Belum lagi sedikit-sedikit merdeka, pelanggaran HAM, diadukan ke PBB, dan lain-lain”, tuturnya dengan semangat.
Untuk menghadapi masalah seperti itu, imbuh Kepala Kemenag yang dilantik tahun 2009 ini, diperlukan pengertian semua pihak agar kemajemukan tetap terjaga. Secara umum kondisi kehidupan umat beragama di Manokwari berjalan dengan baik dan damai, penduduk asli dan pendatang bisa hidup berdampingan.
“Di Manokwari secara umum kehidupan masyarakat berjalan kondusif, damai. Masyarakat hidup rukun dan saling menghormati. Warga sini menghargai umat Islam, karena banyak pula yang asli Papua yang memeluk Islam. Bahkan saat takbir keliling diperbolehkan. Bahkan di Manokwari ada 5 KUA dari 21 Kecamatan yang mengurus keperluan umat Islam”, tuturnya.
(thobib/romzi/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



