Ambon, bimasislam-- Saat kunjungan kerja ke Kanwil Kemenag Maluku pada hari Kamis (21/4) lalu, bimasislam sempat memantau pelaksanaan Bimtek Simpenais di Aula Pertemuan Kemenag Kota Ambon. Petugas Bimtek dari Pusat nampak kaget mendapati pengakuan Admin Kanwil bahwa Admin Kabupaten/Kota belum dibuatkan Username dan Password. Benar juga, data Penyuluh Agama Islam PNS dan Non-PNS di Provinsi Maluku masih menunjukkan angka 0 (Nol).
Dengan penuh kepercayaan diri dan menularkan sikap optimis, Petugas Bimtek dengan tenang dan tegas menjelaskan tentang Sistem Informasi Manajemen Penerangan Agama Islam (Simpenais)dan memandu teknis input data kepada 20 orang peserta. Walaupun tidak semua Admin Kabupaten/Kota hadir, peserta yang juga hadir dari Penyuluh Agama Islam dan Pegawai KUA sekitar Kota Ambon itu begitu antusias dan aktif bertanya tentang Simpenais. Dimulai pagi hari sekitar jam 9, tak terasa Bimtek Simpenais berakhir jam 13.30 WIT dan ditutup oleh Kepala Kankemenag Kota Ambon dengan penuh kekeluargaan.
Dimulai saat Bimtek dan dilanjutkan pendampingan input data Admin Kanwil Maluku Rugayah di ruangan Kabid Bimas Islam, data Penyuluh Simpenais Provinsi Maluku berangsur menanjak. Ibu yang rendah hati ini begitu antusias dan merasa terbantu dengan kehadiran Petugas Bimtek Simpenais. “Kami sangat berterima kasih, Pak. Dengan kehadiran Petugas Bimtek dari Pusat, kami semakin mengerti trik-triknya dan terbantu dalam penginputan data Simpenais. Jujur, sebelumnya kami tidak tahu apa yang harus dilakukan”, akunya kepada Petugas Bimtek di depan Kabid Bimas Islam, La Fatta.
Melihat kenyataan itu, Kabid menimpali, “Pokoknya kami fasilitasi Petugas Bimtek Pusat untuk menularan ilmunya kepada Tim Admin kami. Kami optimis, walau dari nol penginputan data Penyuluh Agama Islam Provinsi Maluku akan selesai sebelum Rakornas awal Mei nanti”, ujarnya dengan wajah serius tak menghilangkan senyum. Bimasislam pun pamit saat jam pulang kantor, setelah berbincang persoalan Bimas Islam di Maluku dan berfoto bersama.(edijun/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



