Minahasa Selatan, bimasislam— Agama boleh berbeda, tapi kerukunan dan persaudaraan sebangsa tak boleh jadi nomor dua. Ungkapan itu nampaknya cocok disematkan pada Sintje A.R.Sual, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Meski bukan seorang Muslim, wanita yang akan menuntaskan masa baktinya pada akhir tahun ini, ingin mengakhiri pengabdiannya dengan membangun Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tombasian dengan anggaran sebesar Rp 1,4 Milyar.
“Begitu ditanyakan apakah siap menerima anggaran APBNP untuk membangun KUA Tombasian, kami katakan siap. Jadi saya mengakhiri tugas dengan hadiah pembangunan KUA Tombasian. Memang sebetulnya untuk mengakhiri jabatan ini saya semangat,” katanya kepada bimasislam, Kamis (6/10).
Sintje mengaku tak pernah membeda-bedakan pelayanan kepada masyarakat, apalagi karena agama. “semua kami perlakukan sama.” ujarnya.
Bahkan, wanita yang telah tujuh tahun menjabat sebagai Kepala Kankemenag itu menambahkan, agama seringkali menjadi solusi dari konflik antar kampung. “Pernah terjadi gesekan antar kampung, bukan gesekan agama. Tapi justru Kemenag mendamaikan melalui pendekatan agama.” Dikatakannya, mendamaikan masyarakat melalui pendekatan agama merupakan pola efektif, yang bisa menjadi ciri khas Kementerian Agama dalam menyelesaikan konflik.
“Pemerintah Daerah tentu tidak bisa melakukan hal lain saat terjadi konflik kecuali dengan membawa aparat, tapi Kementerian Agama bisa melakukan perbaikan lewat pendekatan agama. Rekonsiliasinya lewat pendekatan agama.” Ujarnya. Hasilnya, Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Selatan mendapatkan apresiasi khusus dari Pemerintah Daerah.
Kecamatan Tombasian terletak di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Dari Ibukota Provinsi, Kecamatan Tombasian dapat ditempuh selama tiga jam melalui perjalanan darat. Umat Islam merupakan penduduk minoritas dengan jumlah 11.314 jiwa, berdampingan dengan 85.790 pemeluk agama Kristen dan 2100 umat Katholik. Pembinaan terhadap umat Islam dilakukan melalui pembinaan majelis taklim bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI).
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



