Jembrana, bimasislam— Perhelatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXIV dan Festival Bintang Vokalis Tingkat Provinsi Bali Tahun 2017 telah dibuka hari Jumat (31/3) malam kemarin. Karena Gubernur Bali Made Mangku Pastika berhalangan hadir, Kepala Biro Kesra Pemprov Bali, AA Gede Geriya, mewakilinya untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi program Bimas Islam dua tahunan ini.
Secara simbolis proses pembukaan dilakukan dengan pemukulan bedug oleh Gede didampingi Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, Kapolres Jembrana, Kakanwil Kemenag Provinsi Bali, juga Kabag TU dan Kabid Bimas Islam. Seusai pemukulan bedug, dilakukan pengambilan foto bersama.
Dalam sambutannya yang dibacakan Karo Kesra, Gubernur menganggap bahwa acara seperti STQ ini memiliki arti strategis dalam membangun kehidupan beragama masyarakat yang lebih baik ke depan. Apalagi, bila melihat perkembangan zaman yang semakin menantang akhir-akhir ini. Hanya saja, ingatnya, program yang sangat baik ini sejatinya tidak berhenti hanya sebatas momen seremonial, tetapi juga harus diimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kemang Provinsi Bali I Nyoman Lastra mengungkapkan bahwa kesuksesan pelaksanaan STQ XXIV dan Festival Bintang Vokalis Tahun 2017 ini tidak lain merupakan cerminan menyamu braye, sikap saling membantu dan tolong-menolong, yang ditunjukkan masyarakat. Berangkat dari wahyu pertama Nabi Muhammad Saw yang berbunyi Iqra’, maka sesungguhnya umat Islam dituntut untuk membaca dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalam Alquran. Karena itu pula, sesungguhnya dengan STQ ini umat Islam didorong untuk mencintai agamanya dan menjadi umat yang relijius, yang mampu membangun kedamaian dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat, tegas Mantan Kepala Kemenag Kabupaten Jembrana ini.
Dalam pantauan bimasislam, acara pembukaan berlangsung meriah dan menarik perhatian khalayak muslim Bali. Bukan hanya masyarakat sekitar Jembrana, tapi juga para kontingen dan offisial dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Tidak kurang seribu orang dengan serius menyaksikan acara yang berlangsung di depan Panggung Gedung Kesenian Ir. Soekarno milik Pemkab Jembrana. Tamu undangan dan sebagian pemirsa duduk, sedangkan sebagian lainnya berdiri dan lesehan sekitar panggung yang berukuran 4 x 6 meter tersebut.
Sebelum dan setelah acara seremonial pembukaan, ada beberapa pementasan seni musik dan tari yang membuat daya tarik bagi khalayak yang hadir. Sebelum acara dimulai dipentaskan Grup Musik Shalawatan dari Jembrana dan Grup Seni Rebana Juara Pospenas Nasional Tahun 2016 dari Gianyar. Sedangkan setelahnya, dipentaskan Musik Teatrikal tentang Sumpah Palapa Patih Gajahmada dengan tema “Nusantara Kita” yang diperankan oleh siswa-siswi MAN Jembrana, yang sangat mengharukan dan menggugah kebersamaan sebagai warga bangsa Indonesia yang beraneka ragam latar belakang.
Dan, tidak kalah pentingnya alunan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ oleh Paduan Suara MAN berkolaborasi dengan MTsN Jembrana. Dimulai jam 20.00 Wita, acara akhirnya selesai larut malam sekitar jam 22.30 Wita. Sebuah acara bernuansa relijius yang sangat menghibur masyarakat muslim Bali, setidaknya yang tinggal di Jembrana.
(Edijun/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



