Pontianak, bimasislam—Perjalanan bimasislam ke kota khatulistiwa, Pontianak menyuguhkan banyak inspirasi. Diantaranya kunjungan ke KUA Kecamatan Pontianak Barat, yang batas wilayah sebelah utara berbatasan dengan sungai Kapuas dan sebelah timur dengan Kecamatan Pontianak Kota.
“Inovasi merupakan hal yang sering jadi bahasan bagi kami”, demikian Muslimin mengawali obrolan dengan bimasislam. Muslimin menyampaikan bahwa KUA sebagai unit layanan terdepan Kementerian Agama, mempunyai banyak kesempatan untuk dapat melakukan inovasi dalam memberikan layanan kepada umat. “Kreatifitas dan selalu berupaya melakukan perbaikan, kami tanamkan di kantor ini”, tambah Muslimin.
KUA mempunyai tugas dan fungsi tidak hanya pada wilayah pencatatan dan pengawasan nikah/rujuk saja tetapi mempunyai peran multi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dari pembinaan masjid/mushalla, keluarga sakinah, produk halal, ibadah sosial, kesehatan masyarakat, zakat dan wakaf serta hal-hal lain untuk kemashalatan umat. Dalam hal ini, aparatur KUA dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Pada implementasi pelaksanaan tugas yang diamanatkan negara dengan semangat ikhlas beramal, pegawai KUA mampu memberikan pelayanan prima bagi umat.
“Untuk itu, menciptakan iklim kerja yang baik dan harmonis menjadi faktor yang ikut mempengaruhi kualitas layanan yang diberikan pegawai KUA kepada masyarakat”, tegas Muslimin. Dalam hal ini saya berupaya membuat kondisi kerja yang kondusif dan nyaman bagi semua. Termasuk kenyamanan masyarakat yang datang ke KUA juga diperhatikan. Membangun komunikasi yang hangat dan kekeluargaan dengan masyarakat yang datang ke KUA, dapat menjadikan masyarakat merasa ikut memiliki KUA. “Alhamdulillah, dengan ini hubungan personil KUA dengan masyarakat kecamatan dapat terjalin dengan baik,” sambung lelaki yang berhasil membawa KUA Pontianak Barat meraih juara kedua dalam Pemilihan KUA Teladan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2015.
Inovasi yang dirasakan Muslimin sangat berkontribusi terhadap motivasi peningkatan kinerja KUA adalah inisiatif membangun hubungan baik dengan segala tingkat lapisan masyarakat di dalam dan luar kecamatan. Baik koordinasi lintas sektoral dengan instansi pemerintah lainnya, tokoh agama dan masyarakat maupun swasta. "Selama ini kami tidak hanya menunggu kesempatan itu datang, tetapi aktif menciptakan silaturahim dengan rutin membangun komunikasi kepada semua pihak", tegas Muslimin.
Kami mengupayakan adanya sarana komunikasi aktif dengan teman-teman di dinas-dinas dan kantor kecamatan, pemuka agama dan tokoh masyarakat. Termasuk dengan memanfaatkan momen-momen nonformal, seperti kegiatan olah raga atau syukuran. Dalam hal ini KUA Pontianak Barat selalu berupaya menjadi patner bagi lembaga/instansi lain untuk memberikan layanan kepada umat. Terbukti dengan banyaknya kegiatan penyuluhan, bimbingan dan kegiatan sosial lainnya yang telah dilakukan KUA Pontianak Barat bersama instansi/lembaga terkait dan masyarakat.(lady/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



