Bengkulu, bimasislam— Ada yang menarik dari Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, beberapa waktu belakangan. Pasalnya, setiap didaulat untuk membuka kegiatan di lingkungan Ditjen Bimas Islam, mantan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo itu selalu meminta hadirin untuk meneriakan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama.
“Saya minta bapak dan ibu untuk berdiri, dan kita teriakan yel-yel lima nilai budaya kerja Kementerian Agama,” katanya sembari meminta satu peserta memimpin yel-yel di depan.
Para hadirin pun kemudian berdiri dan kompak meneriakan yel lima nilai budaya kerja lengkap dengan gerakannya.
“Integritas, integritas, integritas! Profesionalitas, Profesionalitas, Profesionalitas! Inovatif, Inovatif, Inovatif! Tanggungjawab, Tanggungjawab, Tanggungjawab! Keteladanan, Keteladanan, Keteladanan!” Seru seluruh peserta.
Yel-yel tersebut membuat suasana pembukaan kegiatan menjadi lebih cair. Tak jarang sebagian peserta tidak hapal yel tersebut, baik kalimat maupun gerakannya sehingga menjadi hiburan bagi yang lain.
Meski demikian, Muhammadiyah Amin mengingatkan bahwa lima nilai tersebut bukan hanya sebatas untuk dihapal. “Lima nilai budaya kerja Kementerian Agama itu harus dipahami dan dilaksanakan oleh semua pegawai!” katanya.
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



