Jakarta, bimasislam— Direktorat Pemberdayaan Wakaf terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memproduktifkan tanah wakaf di seluruh Indonesia. Selasa (1/12/2015), Direktorat yang bertugas mengembangkan perwakafan nasional itu menerima kunjungan Yayasan Sulaimaniyah, sebuah organisasi asal Turki, dalam rangka pembangunan pesantren di provinsi Kalimantan Tengah.
Yayasan Sulaimaniyah Turki yang diwakili oleh Hakan Soydemir dan Farhat Abbas, diterima oleh Direktur Pemberdayaan Wakaf, Hamka, didampingi sejumlah pejabat eselon III dan IV. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Direktur Pemberdayaan Wakaf, Gedung Kementerian Agama lt.9, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik awal rencana pembangunan pesantren penghafal al-Qur’an yang akan didirikan di atas tanah wakaf seluas 1,7 hektar, dalam pertemuan itu juga hadir nadzir wakaf yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penaiszawa pada Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam pertemuan itu, Hakan Soydemir mengaku merasa bangga dan berterimakasih atas proyek pembangunan pesantren yang akan bermanfaat bagi pembangunan umat tersebut. Ia mengatakan akan melakukan survey lapangan ke lokasi. Jika hasil survey tersebut disetujui, pihak Yayasan Sulaimaniyah menjanjikan akan membangun gedung beserta seluruh fasilitas pesantren termasuk mendatangkan tenaga pengajar. Selain itu, biaya pendidikan di pesantren tersebut juga akan digratiskan.(nadra-sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



