Tangerang, bimasislam—Untuk mengejar ketertinggalan penggunaan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) pada KUA di lingkungan Kota Tangerang, Seksi Bimas Islam telah menyelenggarakan Bimtek Aplikasi Simkah (21/5). Pesertanya adalah seluruh operator SIMKAH pada KUA seluruh kota Tangerang. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kota Tangerang, Jl. Printis Kemerdekaan, Cikokol, Tangerang.
Berdasarkan data yang terdapat pada Server Pusat Ditjen Bimas Islam, Kota Tangerang yang memiliki 13 KUA baru 3 KUA yang mengirimkan data secara online, yaitu KUA Batu Ceper, Benda, dan Karawaci. Sedangkan sepuluh KUA lainnya belum menggunakan SIMKAH atau mengirimkan data online disebabkan banyak faktor, seperti tidak adanya jaringan internet, kurangnya sarana pra-sarana khususnya komputer, dan kekurangan SDM operator.
Dalam wawancara bimasislam dengan penyuluh KUA Kota Tangerang, Abdul Kholiq, bahwa SIMKAH di KUA Kota Tangerang sudah dimanfaatkan untuk pelayanan dengan printout buku nikah melalui Printer Passbook. Hanya saja Khaliq menyampaikan belum bisa online karena terkendala dengan belum adanya jaringan.
“Kami sudah menggunakan SIMKAH sejak tahun 2013 untuk melayani masyarakat. Tapi mohon maaf kami belum kirim data online karena terkendala dengan jaringan internet. Insya Allah segera kami kirim data pak”, ujarnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan fullday. Pembicara dari Kepala Kan Kemenag Kota Tangerang, juga dari Bimas Islam, operator SIMBI Tingkat Pusat. Dalam pengamatan bimasislam, peserta mengikuti degan seksama meskipun panitia tidak menyediakan meja, tetapi dengan hanya menggunakan kursi. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



