Batam, Bimas Islam — Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama memperkuat kapasitas pengelola zakat dan wakaf di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dengan menekankan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang selaras dengan karakter wilayah kepulauan.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Waryono Abdul Ghafur mengatakan, Kepulauan Riau memiliki potensi besar karena sekitar 96 persen wilayahnya merupakan perairan laut. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan program zakat dan wakaf agar tepat sasaran.
“BAZNAS dan BWI di Kepulauan Riau perlu menyiapkan SDM yang tidak hanya paham zakat dan wakaf, tetapi juga memiliki pengetahuan tentang kelautan. Ini penting agar zakat dan wakaf mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya di Batam, Sabtu (24/1/2026).
Selain penguatan kapasitas SDM, Kepala Subdirektorat Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Muhibuddin, memaparkan empat program strategis nasional yang menjadi fokus pengembangan, yaitu Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis zakat dan wakaf, Inkubasi Wakaf Produktif, serta Kota Wakaf.
Ia mengatakan, keberhasilan program sangat ditentukan oleh kualitas pengelola di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan profesionalisme SDM menjadi faktor utama.
“Kunci SDM yang profesional ada pada tiga hal, yaitu kompetensi, reputasi, dan relasi. Ketiganya harus berjalan seimbang agar lembaga zakat dan wakaf dipercaya dan memberi dampak nyata,” tegasnya.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Kementerian Agama berharap pengelolaan zakat dan wakaf di Kepulauan Riau semakin adaptif, profesional, dan mampu mengoptimalkan potensi kelautan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, jajaran Kantor Kemenag Kota Batam, serta perwakilan BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Batam.
And/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



