Tangerang Selatan, Bimas Islam — Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Muhammad Ali Ramdani, mengungkapkan, zakat merupakan instrumen strategis dalam memperkuat kerukunan sosial di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership 2026 yang digelar Ditjen Bimas Islam Kemenag di Tangerang Selatan, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, pengelolaan zakat yang tepat dan sesuai ajaran agama mampu menjawab berbagai persoalan sosial sekaligus memperkuat harmoni antarwarga. “Dengan cara ini, kita dapat memahami bahwa zakat adalah salah satu instrumen penting untuk menciptakan kerukunan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. “Mudah-mudahan ini menjadi penolong bagi kita bersama untuk menyelesaikan berbagai problematika kehidupan di masyarakat, melalui pengelolaan dana zakat dan filantropi yang sesuai dengan ajaran agama, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya tanpa sekat-sekat perbedaan,” lanjutnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan dampak pengelolaan zakat. Upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pengumpulan zakat, menurutnya, tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.
“Kolaborasi ini menjadi sangat penting karena kita tidak bisa bekerja sendiri. Pola intensifikasi dan ekstensifikasi pengumpulan zakat harus dilakukan secara bersama-sama,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola yang baik oleh lembaga pengelola zakat, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), agar pengelolaan berjalan profesional dan akuntabel.
“Pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional dan memiliki mekanisme organisasi yang baik,” tambahnya.
Dengan penguatan kolaborasi dan tata kelola yang profesional, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kerukunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Msk/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



