Banjarmasin, bimasislam – Direktur Penerangan Agama Islam, Khoirudin mengatakan bahwa seni tradisional Islam Indonesia memiliki keunikan tersendiri, ada nilai nilai kerifan lokal yang terdapat di dalamnya. Seperti seni Hadrah al Banjari yang murni hasil kreasi para ulama asli Banjar. Hal inilah yang menjadikan seni tradisional Islam Indoneia istimewa, bahkan semakin diminati negara lain.
Hal itu disampaikan Khoirudin saat pembukaan Festival Hadrah al-Banjari yang diselenggarakan oleh Diretorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam, di Banjarmasin, Kalimanan Selatan, Minggu (15/10).
Dikatakan Khoirudin, walisongo menyebarkan Islam juga melalui seni. Walisongo bahkan menggunakan gamelan, di sana justru dapat menyentuh sanubari sehingga Islam berkembang dengan pesat dan berkualitas. Bedakwah melalui seni menurutnya tidak kalah mulia dengan cara lain.
“Berdakwah melalui seni sama mulianya dengan dakwah melalui ceramah di majelis taklim dan di bidang yang lain. Salah satu seni yang patut kita kembangkan yaitu melalui seni Hadrah al Banjari“, ujarnya.
Melalui seni, lanjut Khoirudin, diharapkan dapat menarik minat anak muda yang cenderung alergi dengan ceramah agama. “Anak anak muda harus ditarik melalui seni karena kalau ceramah saja mereka bisa alergi“, terangnya.
Diakhir sambutan Khoirudin berharap melalui festival Hadrah al Banjari akan lahir kelompok hadrah yang kelak bisa tampilkan di level nasional dan internasional.
“Festival ini adalah cara kita berdakwah melalui seni, oleh karena itu semoga festival ini dapat melahirkan kelompok hadrah yang dapat kita tampilkan ke level nasional dan internasional“, pungkasnya.
Sebagai informasi, selama kegiatan ini berlangsung masyarakat dapat mengakses secara live streaming melalui youtube dengan chanel Seni Budaya Siaran Islam. Selamat menyaksikan.
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



