Jakarta, bimasislam— Untuk menyikapi terhdap kondisi alam yang kurang bersahabat dengan banyaknya kekeringan, kebakaran hutan, dan bencana kabut asap, pemerintah tadi pagi (1/11) melaksanakan shalat istisqa di halaman masjid negara Istiqlal. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Dikbud, Anies Baswedan, beberapa menteri Kabiner Kerja lainnya, serta ribuan masyarakat Jakarta dan sekitar. Selaku imam adalah ustad Hasanuddin Sinaga, dan khatib, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin.
Dalam khutbahnya, Ma’ruf Amin mengjak seluruh umat Islam agar bertaubat, memperbanyak ampunan kepada Allah atas segala dosa dan kekhilafan selama ini, sehingga bencana kekeringan yang sangat panjang ditimpakan kepada kita.
“Kita datang untuk mengadu kepada Allah atas kondisi kekeringan yang dialami, dgn hati ikhlas krn Allah, bukan karena imbalan, pangkat, kedudukan, nama baik atau lainnya. Kita datang untuk menyesali semua dosa yang telah diperbuat lalu memohon ampun kepada Allah dan berharap agar Allah menghilangkan kekeringan dengan diberkahi turunnya hujan”, tegasnya.
“Sebagai hamba, banyak ajaran Allah yang kita abaikan. Sebagai ayah, kita belum mampu memberikan bimbingan kepada anak. Sebagai ibu, blm mampu menjalankan tugas rumah tangga dan keibuannya dgn baik. Sebagai pejabat belum optimal memberikan layanan kepada masyarakat. Sebagai ulama belum mampu membimbing umat agar berjalan di jalan Allah”, imbuhnya.
Oleh karena itu, tegas Ma’ruf, “sadarilah bahwa maksiat membawa dampak dan akibat. Maksiat yang dilakukan orang perorang bisa berakibat dicabutnya kenikmatan. Maksiat dalam berbangsa dan bernegara bisa berakibat dicabutnya keberkahan dari negara tersebut. Maksiat dalam pengelolaan alam bisa betakibat timbulnya bencana alam yang tak terkirakan”, harapnya.
Ma’rif Amin berharap, dengan menundukkan kepala, mengakui segala kesalahan dan meminta ampun kepada Allah seraya memohon diturunkannya hujan sebagai rahmat Allah akan mengabulkannya. Dengan diturunkannya hujan, maka kehidupan akan kembali seperrti semula, penuh dengan keberkahan untuk negeri ini.
Hal sama juga diungkapkan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dalam pidato sambutan sebelum shalat istisqa dimulai. Lukman mengatakan bahwa selain usaha-usaha fisik, kita juga harus melakukan usaha-usaha spiritual sebagai umat beragama agar hujan segera diturunkan oleh Allah swt.
Dalam pantauan bimasislam, antusiasme umat Islam begitu tinggi mengikuti shalat istisqa ini. Ribuan jamaah berbondong-bondong datang dari segala penjuru Jakarta dan sekitarnya. Bahkan banyak bus-bus rombongan dari Banten sesak memenuhi halaman parkir masjid tersebar di Asia Tenggara ini. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



