Bogor, Bimas Islam — Suasana Pusat Literasi Keagamaan Islam (PLKI) Ciawi berbeda pada Kamis (26/2/2026). Puluhan remaja, mahasiswa, dan kreator konten dari berbagai komunitas di Bogor mengikuti kegiatan “Mabar Ramadan: Beragama dengan Damai dan Asyik” yang digelar Kementerian Agama. Acara ini dikemas santai untuk mendekatkan konsep moderasi beragama kepada Generasi Z.
Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengajak peserta memandang agama secara menyenangkan dan menjauhi kekerasan. Ia menegaskan, nilai agama seharusnya menghadirkan manfaat bagi sesama.
“Beragama itu harusnya asyik dan membawa manfaat buat sesama. Jangan sampai kita diajari untuk membenci kelompok yang berbeda. Kalau ada yang mengajarkan permusuhan, itu pasti cara beragama yang nggak menarik,” ujarnya di hadapan peserta.
Dalam diskusi, peserta membahas praktik Ramadan yang relevan dengan kehidupan anak muda, seperti puasa ramah lingkungan dan cara menyaring informasi keagamaan di media sosial agar tidak terpapar narasi radikal.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menilai pelibatan Generasi Z penting karena mereka memiliki pengaruh besar di ruang digital.
“Kalian punya kekuatan besar di media sosial untuk menyebarkan pesan damai,” katanya.
Dalam laporannya, Arsad menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan moderasi beragama yang adaptif terhadap dinamika generasi muda. Menurutnya, penggunaan istilah “mabar” atau main bareng menjadi pendekatan komunikatif untuk menjembatani pemerintah dan komunitas muda.
“Kami ingin menunjukkan bahwa beragama tidak harus selalu kaku dan formal. Pendekatan yang cair justru memudahkan dialog,” ujarnya.
Selain diskusi, peserta juga meninjau fasilitas percetakan Al-Qur’an berstandar internasional di PLKI. Mereka diajak melihat proses produksi mushaf serta mengunjungi museum dan galeri yang tersedia di kompleks tersebut. Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama, menegaskan bahwa pembahasan agama dapat dilakukan secara santai tanpa mengurangi substansinya.
Humas UPQ
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



