Bogor, bimasislam— Kantor Urusan Agama (KUA) Bogor Utara adalah salah satu KUA favorit di wilayah Bogor. Selain memiliki jumlah peristiwa nikah sekitar 1400 peristiwa setiap tahunnya, KUA ini mewilayahi penduduk kota Bogor yang rata-rata memiliki taraf pendidikan lebih baik. Karena itu, KUA Bogor Utara terus mengupayakan perbaikan kualitas layanan publiknya demi menjalankan program “Zona Integritas” KUA yang bebas dari gratifikasi dan pungutan liar.
Dalam wawancara dengan bimasislam, Kepala KUA Bogr Utara, H. Subhan Syarif, M. HI, mengatakan bahwa pihaknya mencoba untuk meningkatkan kualitas aparaturnya dengan melakukan pembinaan rutin setiap Jumat.
“Setiap hari Jumat, kami mengadakan pembinaan setelah sholat Ashar, yaitu seluruh pegawai harus mengikuti kajian fikih dan belajar bahasa Inggris praktis. Untuk kajian fikih dalam rangka meningkatkan wawasan pegawai terkait dengan hukum Islam, baik hukum perkawinan, waris, muamalat, dan lainnya. Sedangkan bahasa Inggris praktik dimaksudkan agar pegawai mampu berkomunikasi dengan warga negara asing yang berkepentingan dengan KUA, khususnya bidang perkawinan”, ujarnya.
Lebih lanjut Subhan mengatakan, bahwa pihaknya terus memberikan dorongan agar para pegawai dapat meningkatkan disiplin, taat aturan, berani menolak gratifikasi, dan bersikap ramah terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan KUA.
“Saya terus berikan support agar para pegawai jangan sekali-kali menerima pemberian dari masyarakat dengan alasan apapun. Mereka juga saya berikan hadiah uang lima puluh ribu setiap bulan dari kantong saya sendiri bagi mereka yang paling rapih dan bersih mejanya. Saya tidak menyuruh mereka, tetapi saya beri reward bagi yang bersikap bersih”, tandasnya.
Satu program Ditjen Bimas Islam yang telah dilakukan oleh KUA tersebut adalah penggunaan SIMKAH sebagai salah satu media pengelolaan administrasi nikah. Operatornya, Luthfi, mengakui secara rutin menginput data secara online dan offline, serta telah menggunakan printer Passbook (PLQ 20) untuk cetak buku nikah.
Pantauan bimasislam terhadap KUA Bogor Utara nampak adanya semangat seluruh pegawai, khususnya Kepala KUA, berkomitmen dalam menjalankan “Zona Integritas” KUA. Bahkan bimasislam, sempat diminta untuk memberikan arahan dan masukan kepada seluruh pegawai sebagai bentuk pembinaan langsung di lapangan. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



