Mamuju Utara, bimasislam-- Di Era Digital, hampir semua aktivitas manusia tidak lepas dari keberadaan teknologi informasi, tak terkecuali dunia kerja, terlebih sebuah instansi yang fungsi utamanya pelayanan terhadap masyarakat. Untuk itu, bilamana ada sebuah instansi yang minim fasilitas teknologi, bisa dikatakan tidak akan maksimal dalam pelayanan.
Pada Kamis, (27/11) bimasislam mengunjungi salah satu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat. Daerah ini beberapa tahun terakhir masuk kategori tertinggal, namun seiring pesatnya pembangunan infrastruktur, kini sudah tidak lagi tergolong tertinggal. Meski demikian, ada satu hal yang menjadi pekerjaan rumah bagi daerah kaya akan sumber daya alam ini, yaitu mengenai jaringan internet.
Tazkiyah, Penyuluh Agama Islam (PAI) yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasangkayu mengeluhkan minimnya jaringan Internet ditempat kerjanya. Dirinya-pun berharap rencana pengadaan Wifi untuk menunjang kerjanya segera terealisasi.
“Terus terang kami keluhkan soal jaringan Internet.Untuk input datanikah secara online, mohon maaf Pak kami belum bisa realisasikan karena faktor jaringan, disini susah sekali, modem sering ngadat dan terbatas, semoga tahun depan kita sudah memiliki Wifi agar pelayanan bisa lebih maksimal”, Urai Tazkiyah kepada bimasislam.
Meski demikian, lanjut Tazkiyah keberadaan teknologi bukanlah segala-galanya. Menurutnya semangat mengabdi kepada negara dan melayani masyarakat tetap nomor satu.
Senada dengan Tazkiyah, Kepala KUA Pasangkayu, Abdurrahman menegaskan, selama ini semua tugas dan fungsi KUA berjalan dengan baik, tidak ada satupun hal-hal yang menjadi ganjalan. “alhamdulillah semua berjalan dengan mulus, banyak masyarakat yang datang berkonsultasi dengan kami, selain soal pernikahan, banyak juga yang menanyakan ihwal pembagian harta waris” terang Abd Rahman dengan penuh semangat.
Saat ini, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam telah memiliki beberapa aplikasi online untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, salah satunya adalah Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH). Namun, karena keterbatasan anggaran, beberapa daerah belum dapat memanfaatkan aplikasi inisecara online, salah satunya adalah KUA Pasangkayu. (syamsuddin/foto:bimasialam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



