Kaltara, bimasislam-- Pameran di arena STQN XXIV di provinsi Kaltara memasuki babak akhir. Dibuka sejak tanggal 16 Juli 2017, Bimas Islam telah mensosialisaikan berbagai kebijakan dan program strategis kepada para pengunjung yang membludak.
Sampai pada malam pembukaan (21/7), Bimas Islam melakukan berbagai terobosan untuk menarik minat pengunjung agar menghampiri stand yang terletak di pintu depan memasuki arena pameran. Selain membagikan berbagai souvenir, buku-buku keagamaan, juga membagi mushhaf Alquran cetakan UPQ secara cuma-cuma dengan terlebih dahulu pengunjung melakukan selfie dengan hastag #kemenag #bimasislam #stq2017 di FB, Twitter, IG, dan menunjukkan kepada panitia.
Beberapa kuis dalam bentuk pertanyaan disampaikan, diantaranya pengetahuan pengunjunh tentang konsep-konsep Islam yang menjadi tugas dan fungsi Bimas Islam, seperti zakat, wakaf, fikih ibadah, pernikahan, tes bacaan Alquran, dan lain-lain. Hal yang menarik dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan adalah terkait dengan wawasan kebangsaan, seperti sila-sila Pancasila, pasal-pasal UUD 1945, nama-nama lagu daerah, nama-nama pahlawan nasional, nama-nama ibu kota provinsi, nama-nama masjid bersejarah dan tempat wisata, pencipta lagu perjuangan, dan lain-lain.
Merespon berbagai pertanyaan, para pengunjung yang terus membludak hingga puncak acara nampak sangat antusias.
Dimintai tanggapannya, koordinator teknis lapangan pameran Bimas Islam, Nurmala, mengatakan bahwa pertanyaan-pertanyaan wawasan kebangsaan untuk membangkitkan kecintaan para pengunjung pada tanah air dan bela negara.
"Kuis-kuis wawasan kebangsaan ini untuk membangkitkan pengunjung untuk semakin mencintai NKRI dan mengingatkan pentingnya bela negara", tegasnya.
Hingga akhir acara, diperkirakan pengunjung stand Bimas Islam mencapai 20 ribu orang, baik yang menunggu hadiah, mencari souvenir, ingin selfie-selfie, atau sekedar lihat-lihat, dan lain-lain.
(Thobib Al-Asyhar/Bimas Islam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



