Jakarta, Bimas Islam — Layanan bagi pemudik pada musim mudik tahun ini tidak hanya disediakan oleh masjid. Berbagai rumah ibadah lintas agama juga membuka diri sebagai tempat singgah bagi para pemudik yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, saat pelepasan Ekspedisi Masjid Indonesia di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa rumah ibadah pada dasarnya memiliki sifat terbuka dan inklusif bagi masyarakat.
“Kami ingin menyampaikan bahwa seluruh rumah ibadah pada dasarnya bersifat inklusif. Gereja Katolik, gereja Kristen, vihara, klenteng, maupun pura juga terbuka bagi para pemudik yang membutuhkan tempat singgah,” ujarnya.
Melalui keterlibatan berbagai rumah ibadah tersebut, semangat kerukunan antarumat beragama di Indonesia kembali ditunjukkan melalui pelayanan kepada masyarakat. Rumah-rumah ibadah di berbagai daerah dapat menjadi tempat beristirahat bagi pemudik yang membutuhkan fasilitas selama perjalanan.
Abu Rokhmad mengatakan, pelayanan kepada pemudik merupakan bentuk kepedulian bersama lintas agama dalam membantu masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.
“Ini merupakan bentuk kepedulian bersama lintas agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” ujar Abu Rokhmad.
Menurutnya, keterlibatan berbagai rumah ibadah tersebut sekaligus menjadi simbol kuat kerukunan umat beragama di Indonesia. Rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang pelayanan sosial bagi masyarakat.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas agama dalam pelayanan mudik diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik, sekaligus memperkuat pesan bahwa rumah ibadah terbuka bagi nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
“Ini menjadi wujud nyata kerukunan umat beragama di Indonesia. Rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Pada musim mudik tahun ini, Kementerian Agama menyiapkan 6.859 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di berbagai jalur mudik di seluruh Indonesia untuk membantu para pemudik beristirahat, beribadah, dan memperoleh berbagai layanan selama perjalanan.
Msk/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



