Jakarta, bimasislam-- Momentum kegiatan Gerak Jalan Kerukunan Nasional yang dihelat pada hari Ahad (5/1) diikuti sekitar 100 ribu orang, dimanfaatkan Ditjen Bimas Islam untuk lebih mendekatkan dengan masyarakat melalui pameran buku dan produk Bimas Islam. Bertempat di sisi timur Monumen Nasional (Monas), Ditjen Bimas Islam membuka stand pameran yang diikuti oleh seluruh unit eselon II Ditjen Bimas Islam.
Ditemui bimasislam, Kabag Ortala dan Kepegawaian Ditjen Bimas Islam, H. Eddy Mawardi, MM, disela-sela pembagian buku-buku di stand menegaskan, pameran ini sangat penting untuk meningkatkan citra positif Bimas Islam di mata masyarakat. Ini menjadi media sosialisasi program dan kegiatan unggulan melalui pembagian berbagai produk Bimas Islam kepada masyarakat. Diantaranya Gerakan Masyarakat peduli Halal, Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji, sistem informasi dan data, buku-buku yang sangat dibutuhkan serta berbagai produk kukum, ujarnya.
Secara terpisah, Kabag Perencanaan dan Sistem Informasi, H. Alatief, MM, sebagai penanggungjawab pameran menegaskan, “Kami berharap melalui pameran ini masyarakat semakin mengenal tugas dan fungsi serta kinerja Bimas Islam. Ke depan, Ditjen Bimas Islam harus lebih dekat dan dikenal oleh masyarakat”, tuturnya.
Dalam pantauan bimasislam, keberadaan Stand Bimas Islam mendapat sambutan sangat besar dari para pengunjung. Hal ini dapat dilihat dengan membludaknya pengunjung padahal stand belum dibuka. Para pengunjung rela mengantri untuk mendapatkan buku-buku keagamaan yang dibagikan secara cuma-cuma, diantaranya Iqra, Do'a Sehari-hari, Tafsir Tematik, Jurnal Bimas Islam, silabus Majelis Taklim dan lainnya. Bahkan jadwal pembagian buku yang seharusnya dimulai pukul 10.00 wib, harus dimulai lebih cepat pada pukul 8.45 wib dikarenakan jumlah pengunjung yang terus berdesakan menunggu jadwal pembagian.
Untuk lebih memeriahkan stand, pembagian buku juga disertai dengan kuis-kuis seputar kebimasislaman, seperti nama-nama pejabat Bimas Islam, produk hukum, pelajaran keagamaan, perkawinan, wakaf dan penyuluhan agama Islam. Para petugas pameran melemparkan pertanyaan dan bagi yang mampu menjawab diberikan satu paket tafsir ilmi dan ekonomi Islam. Metode ini cukup efektif untuk mengetahui sejauhmana masyarakat mengenal Bimas Islam.
Hingga pukul 10.30 wib, sebanyak 10 judul buku dengan total 10 ribu buku berhasil dibagikan kepada masyarakat. Hal ini tentu sangat mengembirakan sekaligus memotivasi Bimas Islam untuk berpartisipasi dalam event-event pameran. Seperti diketaui, Bimas Islam secara rutin menyelenggarakan pameran sistem dan data informasi dan keagamaan pada berbagai event nasional maupun daerah, diantaranya Sekatenan di Yogyakarta, MTQ dan STQ serta even-event besar lainnya. (kangjeje/foto:bimasislam)



